Ratusan Juta Anggaran BUMDes Makmur Jaya Desa Jatake Diduga Dikorupsi Oknum Direktur BUMDES.

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Juta Anggaran BUMDes Makmur Jaya Desa Jatake Diduga Dikorupsi Oknum Direktur BUMDES.

 

Lebak – Kegiatan peryertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di duga di korupsi oknum direktur bumdes,BUMDES Makmur Jaya Desa Jatake Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

 

Penerintah Desa Jatake menyampaikan Anggaran kegiatan BUMDes makmur jaya yang dikelola langsung ketua BUMDES, berlangsung sejak 2019 hingga Sekarang berasal dari dana desa dikelola secara tertutup dan belum pernah ada laporan dari ketua BUMDES tersebut.

Untuk anggaran dana BUMDES waktu itu ditransfer langsung dari rekening desa ke rekening BUMDES,yang dikelola langsung Oleh Ketua BUMDES “Endang” Dengan nilai Rp 150.000.000.(seratus lima puluh juta rupiah) yang bergerak dibidang penggilingan tepung sagu.Dari awal hingga sekarang tidak pernah ada pelaporan dari pihak BUMDES ke desa,kami pihak pemerintah desa Jatake menunggu laporannya tetapi sampai sekarang tidak pernah ada kabar apapun.BUMDes tersebut berjalan atau tidak.pungkasnya.

 

Terpisah beberapa warga desa Jatake mengatakan Kami selaku warga disini tidak mengetahui bagaimana penggunaan dana dan status aset BUMDes Makmur Jaya Desa Jatake, tapi tidak pernah ada penjelasan yang memadai, kamiberharap kepada pemerintah desa Jatake pihak kecamatan panggarangan dan pihak dinas terkait maupun aparat penegak hukum supaya menindak tegas supaya anggaran bumdes desa Jatake dikembalikan,” ujar kepada wartawan.

 

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun wartawan Dilapangan anggaran BUMDes makmur jaya desa Jatake yang ditafsir mencapai ratusan juta itu, sampai detik ini tidak terlihat kegiatannya atau pun program ditengah masyarakat,yang terlihat hanya bangunan yang terbengkalai.

 

Ironisnya lagi, keberadaan usaha BUMDes asetnya yang dibelikan dengan menggunakan uang negara disinyalir tidak dibukukan secara baik atau secara administratif.

 

“Uang negara yang nilainya tidak sedikit ini seharusnya bisa memberikan manfaat langsung kepada warga. Tapi kenyataannya, tidak ada kejelasan. Ini yang membuat masyarakat resah dan menuntut transparansi,.

 

Pengusutan kasus ini sangat penting bagi masyarakat demi tegaknya supremasi hukum serta membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel.

 

Beberapa warga Desa Jatake berharap Jangan sampai kasus-kasus seperti ini terus berulang di desa Jatake, Hukum harus ditegakkan agar menjadi pelajaran bagi perusak anggaran dana Bumdes.

 

Dikonfirmasi kepala desa Jatake “Karna” via WhatsApp malah memblokir WhatsApp wartawan “Utamapos”

 

Wartawan utamapos terus berupaya konfirmasi melalui WhatsApp lain,jawaban kepala desa Jatake “Karna”muhun kang upami tiasa mah langsung konfirmasi wae sareng anu bersangkutan Dirut BUMDESna sareng kades pada masanya kang.

 

Tadi kungsi ngobrol sareng pak camat ?oh muhun kang hatur nuhun sateuacana upami TOS didorong mah,tapi upami tiasa mah ulah ngalibatken abdi kang,eta ka abdi hewaen pisan kng,kades anu kapungkur dikirana abdi anu lapor-lapor.tutupnya via WhatsApp.

 

Hingga berita ini diunggah direktur Bumdes Makmur Jaya dan kasi exbang desa Jatake belum bisa dihubungi.

 

Bersambung…….

 

“Tri/Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah
Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik
BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI
Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam
Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan
TINGGALKAN TPAS LAMA, KABUPATEN TEGAL BERSIAP MENUJU ERA BARU PENGELOLAAN SAMPAH! Lahan Baru TPAS Penujah Segera Dilapisi Geomembran
PASAR PAYAKUMBUH TERBAKAR LAGI, LBH PADANG SOROT DUGAAN KELALAIAN PEMKO DAN POTENSI PELANGGARAN HAM
Berakhir Sudah Pelaraian Pelaku Curas Solok Selatan di Depok Jawa Barat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Wabup Tegal Usulkan Pemeriksaan Kesehatan Catin Jadi Prioritas Sebelum Menikah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolres Tegal Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Pers: Kritik dan Pemberitaan Jadi Bagian Penting Pengawasan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:29 WIB

BIDIK SEJARAH DI PORPROV XV JABAR 2026, BASKET KOTA CIREBON SIAP KAWINKAN GELAR JUARA PUTRA-PUTRI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ranah Minang Bidik Tuan Rumah Munas KAHMI-FORHATI, Persiapan Pelantikan Dimatangkan

Berita Terbaru