Ricuh Suku Anak Dalam Perkara Mencuri Buah Durian Dengan Warga Nagari Padukuan Kecamatan Koto Salak Dharmasraya

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dharmasraya Memanas, Larangan Ambil Durian Berujung Ketegangan SAD dan Warga Ketegangan Sosial antara Suku Anak Dalam (SAD) dengan masyarakat kembali terjadi di Kabupaten Dharmasraya, ketegangan tersebut terjadi Blok D1 Sitiung Jorong Sungai Bungur, Nagari Padukuan, Kecamatan Koto Salak, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Tokoh masyarakat Nagari Padukuan, Sugeng, mengatakan konflik bermula saat empat orang SAD mengambil buah durian milik warga bernama Jimel (55) tanpa izin. Pohon durian tersebut berada di areal pekarangan rumah Jimel. Meski telah dilarang, keempat orang SAD tersebut tidak terima dan kembali dengan rombongan ke lokasi.

Keributan pun tak terhindarkan di rumah Jimel. Sugeng menjelaskan, satu orang dari pihak SAD mengalami luk4, namun bukan akibat s3njat4 t4j4m, melainkan terkena pecahan kaca setelah terjadi aksi pengrusakan jendela rumah Jimel oleh pihak SAD. “Buah durian yang sudah dikumpulkan sekitar satu karung ditinggalkan begitu saja karena konflik yang terjadi,” ujarnya.

Pasca kejadian, konflik difasilitasi oleh Kepala Jorong Sungai Bungur untuk proses perdamaian. Dalam perundingan tersebut, pihak SAD sempat meminta ganti rugi hingga Rp90 juta, kemudian dinegosiasikan menjadi Rp70 juta hingga Rp30 juta dengan alasan dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Diketahui, kelompok SAD tersebut membuka pemukiman di area kebun sawit masyarakat yang berada di dua wilayah, yakni Blok D Nagari Padukuan dan Blok C Nagari Ampalu, serta satu lokasi di Padang Tengah I, Nagari Padukuan, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharamasraya.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Berita Terbaru