ALAHAN PANJANG, utamapost.com– Penampilan memukau Sanggar Puti Saayun sukses mengguncang panggung Festival Lima Danau 2025 di Alahan Panjang, Sabtu (11/10/2025). Dengan mengangkat tradisi khas masyarakat setempat bertajuk “Perkasa” — singkatan dari Preman Kain Saruang — para penampil menghadirkan pesona budaya yang sarat makna dan nilai kearifan lokal.
Tradisi “Perkasa” menggambarkan identitas pemuda Alahan Panjang yang identik dengan lilitan kain sarung di badan. Sarung menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pegunungan ini, mengingat suhu dingin khas wilayah tertinggi di Kabupaten Solok.

Melalui Sanggar Puti Saayun, sebanyak lebih dari 50 peserta tampil memeriahkan panggung utama di hadapan Gubernur Sumatera Barat, Bupati dan Wakil Bupati Solok, seluruh OPD, sponsor Bank Nagari, serta ribuan pengunjung yang datang dari dalam dan luar Kabupaten Solok.
Pertunjukan ini berhasil menghipnotis penonton, memadukan keanggunan gerak, irama tradisional, dan filosofi kehidupan masyarakat Alahan Panjang yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan kebersamaan.
Dengan tampilnya Sanggar Puti Saayun, Festival Lima Danau tahun ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wahana pelestarian budaya lokal yang mempertegas kekayaan warisan tradisi masyarakat Solok di tengah arus modernisasi.
Pengunjung yang diwawancarai media mengungkapkan kekaguman penampilan tarian kolosal kali ini.
” Saya sangat kagum, ternyata kabupaten Solok sangat beragam kearifan lokal, diujung sana saya tadi juga menyaksikan tradisi Malamang seribu batang. Saya yakin pengunjung akan bertambah banyak mengunjungi kabupaten Solok yang terkenal ragam macam destinasi wisata dan cuaca sejuk ” ucap Rahmat wisatawan asal Pekan Baru.
Ia juga menambahkan bahwa, kabupaten Solok beberapa tahun terakhir ini selalu ramai. Dulu dulunya jarang jarang macet , sekarang penuh dipadati pengunjung dan wisatawan pungkas Rahmat. ( Abd21 )










