Warga Tiga Desa di Muncang Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Parah, Pemkab Lebak Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tiga Desa di Muncang Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Parah, Pemkab Lebak Diminta Turun Tangan

Lebak — Rabu, 8 Oktober 2025. Warga dari tiga desa di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, bergotong royong memperbaiki jalan desa yang telah lama rusak parah. Jalan yang diperbaiki merupakan tanjakan Rageut, yang menjadi akses utama penghubung antara Desa Lewicoo, Desa Pasirnangka, dan Desa Pasir Eurih.

Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan anggaran seadanya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa di tiga wilayah tersebut, serta melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Jalan ini merupakan jalur vital bagi aktivitas warga, seperti menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan. Kondisinya yang berlubang dan licin saat hujan kerap membahayakan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kalau hujan, jalan licin dan membahayakan. Sudah sering ada warga jatuh. Makanya kami sepakat memperbaiki bareng-bareng,” ujar salah seorang warga setempat.

Sementara itu, salah satu Sekretaris Desa setempat menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan atas dasar inisiatif masyarakat, namun tetap dikoordinasikan dengan pemerintah desa di wilayah sekitar.

“Itu swadaya masyarakat, gotong royong, tapi tidak terlepas dari komunikasi dengan pemerintah desa. Baik pemerintah Desa Lewicoo yang punya wilayah, maupun pemerintah desa tetangga seperti Pasirnangka dan Pasir Eurih,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat sedikit dukungan dari pihak pemerintah desa.

“Iya, ada sedikit bantuan dari pemerintah desa tiga desa, hasil dari iuran kepala desa dan perangkat desa,” ungkapnya.

Selain masyarakat setempat, Ketua Ormas GPN 08, Dede Suhardi, beserta anggotanya juga turut hadir dan membantu dalam kegiatan gotong royong tersebut. Kehadiran mereka mendapat apresiasi dari warga karena ikut berpartisipasi memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi keluhan bersama.

“Kami bersama teman-teman GPN 08 ikut membantu sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Semoga langkah kecil ini bisa mendorong perhatian pemerintah Daerah untuk segera memperbaiki jalan ini secara permanen dan berkualitas” kata Dede Suhardi.

Meski upaya warga dan ormas mendapat banyak apresiasi, sejumlah pihak tetap menyoroti minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut. Publik menilai bahwa meskipun jalan itu termasuk jalan poros desa, perbaikan infrastruktur strategis yang menghubungkan antar desa seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Kami salut dengan semangat gotong royong warga, tapi mestinya pemerintah daerah turun tangan. Jangan sampai masyarakat terus menanggung beban sendiri. Masyarakat sudah mau bergerak memperbaiki, harusnya Pemerintah Daerah, khususnya Dinas PUPR Lebak, segera menindaklanjuti agar jalan ini diperbaiki permanen dan berkualitas,” ujar Salah satu Aktivis Pemerhati Kebijakan Pemerintah Lebak

Saat ini, perbaikan jalan Rageut masih berlangsung dengan material seadanya. Warga berharap Pemkab Lebak melalui Dinas PUPR segera turun tangan untuk melakukan perbaikan menyeluruh agar jalur penghubung tiga desa ini bisa menjadi akses yang lebih aman dan layak digunakan.

“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Fantastis! Rp3,9 Miliar Hanya untuk Ruas Jalan 536 Meter di Kempas Inhil, KGSAI Soroti Pengerjaan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Berita Terbaru