1.080 Anak Cirebon Bersiap Masuk Sekolah Rakyat, Seleksi Ketat Pastikan Tepat Sasaran

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com — Harapan baru bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah segera hadir melalui Program Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Cirebon, sebanyak 1.080 siswa diproyeksikan menjadi penerima manfaat program tersebut tahun ini.

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok masyarakat yang berada pada tingkat kesejahteraan terbawah.

Meski jumlah penerima manfaat telah diproyeksikan, tidak seluruh calon siswa dapat langsung masuk. Pemerintah menerapkan mekanisme seleksi agar program tersebut benar-benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Muchydin, S.Sos., menjelaskan bahwa calon siswa Sekolah Rakyat diprioritaskan berasal dari keluarga yang masuk dalam desil 1 dan desil 2.

Kelompok tersebut merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, termasuk keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem.

“Pemkab Cirebon sifatnya hanya penerima manfaat. Kemudian membantu ketika Sekolah Rakyat ini berjalan,” kata Muchydin.

Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi hal penting dalam pelaksanaan program. Jangan sampai fasilitas pendidikan yang ditujukan bagi masyarakat paling membutuhkan justru dinikmati oleh kelompok yang secara ekonomi relatif lebih mampu.

Karena itu, proses seleksi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap kursi yang tersedia benar-benar memberikan manfaat kepada anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik.

Dengan estimasi 1.080 penerima manfaat, Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon diharapkan tidak hanya menjadi program pendidikan, tetapi juga menjadi pintu untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar soal ruang kelas dan buku pelajaran. Bagi keluarga kurang mampu, kesempatan bersekolah dapat menjadi jalan panjang menuju masa depan yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru