38 Gunungan Hasil Bumi Meriahkan Ruwat Bumi Cikendung, Ribuan Warga Padati Lereng Gunung Slamet

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang  //utamapost.com – Suasana penuh semangat dan nuansa budaya menyelimuti Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, saat ribuan warga memadati kawasan desa untuk mengikuti tradisi Ruwat Bumi Cikendung.

Agenda tahunan yang rutin digelar setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus komitmen menjaga warisan budaya leluhur.

Puncak perayaan ditandai dengan kirab 38 gunungan yang disusun dari beragam hasil pertanian warga.

Gunungan tersebut diarak mengelilingi kampung menempuh jarak sekitar tiga kilometer, dimulai dari Balai Desa Lama hingga berakhir di lapangan desa, disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab.

Keunikan tradisi ini terletak pada keterlibatan seluruh warga. Setiap Rukun Tetangga (RT) secara swadaya mengumpulkan hasil bumi masing-masing untuk dirangkai menjadi gunungan.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama, mulai dari proses pengumpulan hasil panen hingga penyusunan gunungan yang telah dikerjakan sejak beberapa hari sebelum acara berlangsung.

“Persiapannya dari kemarin, sudah tiga hari. Ini hasil bumi sendiri, warga patungan lalu disusun jadi gunungan,” ujar Uliana, warga RT 16 Desa Cikendung usai mengikuti prosesi kirab.

Tradisi Ruwat Bumi Cikendung tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas limpahan rezeki dari alam, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan antarwarga.

Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Desa Cikendung tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain menjadi daya tarik budaya, kemeriahan Ruwat Bumi juga diharapkan mampu mendorong potensi wisata budaya di Kabupaten Pemalang.

Ribuan warga yang hadir membuktikan bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat serta menjadi identitas yang patut terus dilestarikan untuk generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru