Bank Keliling Diduga Bersikap Arogan, Nasabah Ditegur dengan Nada Tinggi di Rumah Saudaranya

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Seorang nasabah mengeluhkan cara penagihan yang dilakukan oleh petugas bank keliling yang dinilai tidak mengedepankan etika. Nasabah tersebut mengaku sebelumnya kerap dimarahi dan mendapat intimidasi saat mengalami keterlambatan pembayaran karena tidak memiliki uang untuk membayar angsuran.Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten.22/06/2026.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2027) di kecamatan Cilograng kabupaten Lebak provinsi Banten.saat nasabah sedang berada di rumah saudaranya. Menurut keterangan yang diperoleh, petugas penagihan datang ke lokasi tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik rumah dan langsung berbicara dengan nada tinggi kepada nasabah di hadapan penghuni rumah.

 

Merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut, pemilik rumah kemudian menegur petugas agar menyampaikan maksud dan tujuannya dengan cara yang baik serta tidak menimbulkan keributan. Namun, menurut keterangan yang diterima, teguran tersebut justru mendapat respons yang kurang baik. Petugas penagihan disebut-sebut mengancam akan memperpanjang permasalahan.

 

Saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait kejadian tersebut, petugas yang bersangkutan diduga kembali menunjukkan sikap yang tidak kooperatif. Bahkan, nada bicaranya disebut semakin tinggi dan diduga berupaya menghalangi kerja jurnalistik.

 

Dalam percakapan tersebut, petugas diduga menyampaikan pernyataan, “Kalau foto saya diviralkan urusannya akan panjang. Saya dari Sukabumi. Koperasi ini yang pegang Ketua Mangunsong dan Dankotik PP. Media mana kamu? Koperasi saya ini yang pegang Mangunsong. Siapa di sini yang tidak kenal Mangunsong?”

 

Pernyataan tersebut menuai perhatian warga sekitar. Sejumlah warga menilai proses penagihan seharusnya dilakukan secara santun, profesional, serta tidak menimbulkan tekanan psikologis maupun rasa malu terhadap nasabah di hadapan keluarga atau masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak bank keliling maupun koperasi yang disebut dalam pernyataan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tindakan petugas penagihan. Media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah

 

“Tri/Red”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru