Lebak – Pengelolaan bantuan traktor oleh salah satu kelompok tani di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga menduga handtraktor bantuan yang diperuntukkan bagi kelompok tani telah dijual tanpa adanya penjelasan yang transparan kepada anggota kelompok tani kp sempur bandung desa Cihara kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten.26/06/2026.
Menurut keterangan warga setempat, handtraktor tersebut diduga dijual sekitar dua tahun lalu. Warga mengaku mengetahui proses pengangkutan traktor yang dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan sebuah mobil.
“Setahu kami, handtraktor bantuan itu diangkut malam hari menggunakan mobil dan kemudian dijual. Sampai sekarang tidak ada penjelasan yang terbuka kepada anggota maupun masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kelompok Tani, di kp sempur bandung desa Cihara “Rizal, saat dikonfirmasi membantah telah menjual handtraktor bantuan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa traktor yang dijual merupakan milik pribadinya.
Menurut Rizal, handtraktor bantuan kelompok tetap ada dan dijadikan sebagai pengganti karena anggota kelompok tidak ada yang bersedia menebus traktor bantuan dari pemerintah Maka traktor miliknya di jual untuk biaya operasional.
“Yang dijual itu handtraktor milik pribadi saya, bukan bantuan. Sebagai gantinya digunakan traktor bantuan karena anggota kelompok tidak ada yang mau menebus,” jelas Rizal.
Namun, keterangan tersebut masih menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Sejumlah warga menilai pengelolaan bantuan alat pertanian seharusnya dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota kelompok tani.
Masyarakat berharap pihak dinas pertanian kabupaten Lebak, termasuk instansi pertanian BPP kecamatan cihara, dapat melakukan klarifikasi dan apabila diperlukan melakukan penelusuran guna memastikan pengelolaan bantuan pemerintah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diperjelas dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Tri/tim










