Ketua Kelompok Tani di Cihara Diduga Jual Handtraktor Bantuan, Warga Soroti Transparansi Pengelolaan Aset.

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Pengelolaan bantuan traktor oleh salah satu kelompok tani di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga menduga handtraktor bantuan yang diperuntukkan bagi kelompok tani telah dijual tanpa adanya penjelasan yang transparan kepada anggota kelompok tani kp sempur bandung desa Cihara kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten.26/06/2026.

 

Menurut keterangan warga setempat, handtraktor tersebut diduga dijual sekitar dua tahun lalu. Warga mengaku mengetahui proses pengangkutan traktor yang dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan sebuah mobil.

 

“Setahu kami, handtraktor bantuan itu diangkut malam hari menggunakan mobil dan kemudian dijual. Sampai sekarang tidak ada penjelasan yang terbuka kepada anggota maupun masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kelompok Tani, di kp sempur bandung desa Cihara “Rizal, saat dikonfirmasi membantah telah menjual handtraktor bantuan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa traktor yang dijual merupakan milik pribadinya.

 

Menurut Rizal, handtraktor bantuan kelompok tetap ada dan dijadikan sebagai pengganti karena anggota kelompok tidak ada yang bersedia menebus traktor bantuan dari pemerintah Maka traktor miliknya di jual untuk biaya operasional.

 

“Yang dijual itu handtraktor milik pribadi saya, bukan bantuan. Sebagai gantinya digunakan traktor bantuan karena anggota kelompok tidak ada yang mau menebus,” jelas Rizal.

 

Namun, keterangan tersebut masih menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Sejumlah warga menilai pengelolaan bantuan alat pertanian seharusnya dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota kelompok tani.

 

Masyarakat berharap pihak dinas pertanian kabupaten Lebak, termasuk instansi pertanian BPP kecamatan cihara, dapat melakukan klarifikasi dan apabila diperlukan melakukan penelusuran guna memastikan pengelolaan bantuan pemerintah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diperjelas dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

 

Tri/tim

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Berita Terbaru