Dari Limbah Jadi Berkah! Pelajar SMA dari Amerika Serikat Ajak Siswa SD di Kabupaten Tegal Sulap Minyak Jelantah Menjadi Sabun Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Minyak jelantah yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah tak berguna ternyata dapat diubah menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Inovasi tersebut diperkenalkan oleh Raissa Afidia Mulyadi, pelajar kelas XI SMA yang saat ini menempuh pendidikan di Amerika Serikat, dalam kegiatan edukasi di SD Negeri Gembongdadi 01, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Kehadiran Raissa bukan sekadar berbagi keterampilan membuat sabun padat, tetapi juga menanamkan kesadaran kepada para siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengelola limbah rumah tangga, serta membangun jiwa kreativitas dan kewirausahaan sejak usia dini.

Meski berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), Raissa telah lama menetap di luar negeri mengikuti kedua orang tuanya yang bekerja sebagai insinyur di sebuah perusahaan multinasional.

Pendidikan dasar ia tempuh di British School Muscat, Kesultanan Oman, sebelum melanjutkan pendidikan tingkat SMP dan SMA di Amerika Serikat hingga saat ini.

Karena lebih fasih berbahasa Inggris, seluruh materi yang disampaikan Raissa diterjemahkan oleh seorang penerjemah agar para siswa dapat memahami setiap penjelasan dengan baik.

Dalam pemaparannya, Raissa menjelaskan bahwa sabun padat tersebut dibuat dari bahan-bahan sederhana, yakni minyak jelantah, minyak kelapa, serta sedikit lye atau soda api sebagai bahan pembentuk sabun.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah rumah tangga bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat dan aman digunakan. Sabun ini sudah saya teliti dan saya uji berkali-kali,” ujar Raissa melalui penerjemah.

Ia menambahkan, produk sabun yang dikembangkannya tidak menggunakan pewarna maupun pewangi sintetis. Sebagai gantinya, aroma alami diperoleh dari bunga-bunga yang gugur dari pohonnya serta kulit buah, seperti kulit jeruk, sehingga lebih ramah bagi lingkungan.

Produk tersebut dipasarkan dengan nama “Mulai dari Sabun.” Selain mengusung konsep keberlanjutan, biaya produksinya juga relatif murah sehingga dapat diterapkan oleh pelajar maupun masyarakat sebagai peluang usaha skala rumah tangga.

Kegiatan edukasi ini mendapat sambutan antusias dari para siswa. Mereka tidak hanya belajar mengenai proses pembuatan sabun, tetapi juga memperoleh pemahaman bahwa limbah rumah tangga dapat memiliki nilai tambah apabila diolah dengan kreativitas dan pengetahuan yang tepat.

Melalui inovasi sederhana namun berdampak besar ini, Raissa berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sekaligus berani menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Semangat yang dibawa Raissa menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari langkah-langkah kecil.

Mengubah minyak jelantah menjadi sabun bukan sekadar inovasi, melainkan pesan bahwa setiap limbah memiliki potensi untuk menjadi karya yang bernilai, membuka peluang ekonomi, sekaligus menginspirasi lahirnya generasi yang kreatif, peduli lingkungan, dan siap membawa perubahan positif bagi masa depan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru