Semarak Hari Anak Nasional di SDN Jabang Bayi: Bakiak Menghidupkan Kembali Keceriaan Anak di Tengah Era Digital

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com — Peringatan Hari Anak Nasional di SDN Jabang Bayi, Kota Cirebon, berlangsung semarak dan penuh keceriaan.

Beragam kegiatan digelar untuk menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus meneguhkan komitmen terhadap pemerataan kualitas pendidikan tanpa klasterisasi.

Suasana lapangan sekolah yang dipenuhi paving block mendadak riuh ketika puluhan siswa berseragam merah putih menyaksikan permainan bakiak panjang.

Sorak dan tawa anak-anak pecah saat para peserta berusaha menjaga keseimbangan dan menyelaraskan langkah.

Bunda Forum Anak Kota Cirebon, Noviyanti Edo, SE, bersama Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon, Dr. Ade Cahyaningsih, S.Pd., M.Pd., turut turun langsung menjajal permainan bakiak kayu tersebut.

Dengan kaki berpijak pada papan bakiak dan tangan berpegangan pada pundak rekan di depannya, keduanya bersama pendamping dan siswa berusaha melangkah serentak.

Sederhana, tetapi sarat makna tentang pentingnya kekompakan, komunikasi, kesabaran, dan kerja sama.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa permainan tradisional masih memiliki ruang penting dalam tumbuh kembang anak, terutama di tengah derasnya penggunaan gawai dan perkembangan teknologi digital.

Permainan seperti bakiak dan gobak sodor bukan sekadar hiburan. Aktivitas fisik tersebut dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengasah kemampuan motorik, membangun interaksi sosial, belajar bekerja dalam kelompok, serta memahami arti sportivitas dan kebersamaan.

“Sekarang zamannya gadget. Anak-anak perlu tahu bahwa ada permainan yang tidak kalah menyenangkan dibanding bermain gadget,” ujar Noviyanti Edo, SE, di sela kegiatan.

Semangat Hari Anak Nasional di SDN Jabang Bayi pun tidak berhenti pada kemeriahan permainan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali menempatkan anak sebagai pusat perhatian dalam pembangunan pendidikan.

Pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan mengembangkan potensinya tanpa sekat maupun pengelompokan yang membatasi.

Melalui permainan tradisional, pesan itu disampaikan dengan cara yang sederhana: setiap anak memiliki kesempatan untuk bermain, bekerja sama, tertawa, belajar, dan berkembang bersama.

Hari Anak Nasional akhirnya bukan hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan semua pihak bahwa masa depan pendidikan dimulai dari bagaimana anak-anak hari ini diperlakukan, didampingi, dan diberi ruang untuk tumbuh dengan bahagia.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru