Sarung Goyor Tembus 12 Negara, Bupati Tegal Dorong Industri Kreatif Berbasis Ekonomi Kerakyatan

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Industri kerajinan Sarung Goyor Pohon Korma di Desa Pacul, Kabupaten Tegal, menunjukkan kiprah membanggakan di tengah geliat pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Produk kerajinan berbasis Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) tersebut kini telah berhasil menembus pasar ekspor hingga 12 negara.

Perkembangan tersebut mendapat perhatian dari Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat meninjau langsung aktivitas industri Sarung Goyor di Desa Pacul.

Dalam kunjungannya, Ischak mengapresiasi keberhasilan industri tersebut yang tidak hanya mampu memperluas pasar hingga mancanegara, tetapi juga menghadirkan pola kerja yang fleksibel dan memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk memperoleh penghasilan.

Menurutnya, sistem kerja berbasis hasil produksi menjadi salah satu kekuatan yang membuat industri Sarung Goyor mampu tumbuh sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Produk ini telah diekspor ke 12 negara dan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat dengan sistem yang fleksibel.

Sistem pembayaran berdasarkan hasil produksi memungkinkan ibu rumah tangga tetap memperoleh penghasilan tanpa meninggalkan kewajibannya,” ujar Ischak.

Ia menilai, model industri seperti Sarung Goyor Pohon Korma dapat menjadi contoh bagaimana sektor ekonomi kreatif mampu berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.

Bukan sekadar menghasilkan produk bernilai ekonomi, keberadaan industri tersebut juga membuka peluang peningkatan keterampilan masyarakat melalui proses produksi berbasis ATBM.

Sementara itu, pemilik PT Asaputex Jaya, Jamaludin Alkatiri, mengungkapkan bahwa usahanya baru genap satu tahun berdiri di Desa Pacul. Meski tergolong masih relatif muda, perkembangan usaha tersebut dinilai cukup pesat.

Jamaludin mengaku bersyukur karena industri yang dibangunnya dapat berkembang sekaligus menjadi sentra pelatihan ATBM bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, baru satu tahun berdiri di Desa Pacul, usaha ini bisa berkembang dan menjadi sentra pelatihan ATBM,” ungkap Jamaludin.

Keberhasilan Sarung Goyor Pohon Korma menembus pasar internasional menjadi gambaran bahwa produk kerajinan lokal memiliki daya saing ketika dikelola secara konsisten, inovatif, dan berorientasi pada kualitas.

Lebih dari sekadar komoditas ekspor, industri tersebut juga memperlihatkan bahwa tradisi menenun dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus bagian dari kekuatan ekonomi lokal Kabupaten Tegal.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, serta keterlibatan masyarakat, industri berbasis kerajinan lokal diharapkan terus berkembang dan mampu membawa nama Kabupaten Tegal semakin dikenal di pasar global.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru