Kemarau Belum di Puncak, 43 Kebakaran Sudah Mengintai Kabupaten Tegal

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Musim kemarau belum mencapai puncaknya. Namun, ancaman kebakaran di Kabupaten Tegal mulai menunjukkan tanda-tanda serius.

Sepanjang Januari hingga akhir Juni 2026, tercatat sebanyak 43 insiden kebakaran terjadi di berbagai wilayah.
Beruntung, rangkaian kejadian tersebut belum menimbulkan korban jiwa maupun korban luka berat.

Meski demikian, tingginya potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang semakin kering menjadi alarm bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Agus Sukoco, melalui Plt Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Titin Hayati, mengungkapkan bahwa sebagian besar peristiwa kebakaran dipicu oleh faktor kelalaian manusia.

Salah satu kebiasaan yang dinilai berisiko adalah membakar sampah di lahan terbuka tanpa memastikan api benar-benar padam. Kondisi tersebut menjadi semakin berbahaya ketika angin bertiup kencang dan rerumputan maupun vegetasi mulai mengering akibat kemarau.

“Musim kemarau memang meningkatkan potensi kebakaran. Yang paling sering terjadi karena warga membakar sampah lalu ditinggal begitu saja. Api kemudian merambat ke rumput atau lahan kering hingga akhirnya membesar,” ujar Titin.

Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dianggap sepele dapat berkembang menjadi bencana apabila tidak dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menjalar ketika bertemu material kering dan hembusan angin.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah secara sembarangan, terutama di area yang berdekatan dengan permukiman, lahan kering, maupun material yang mudah terbakar.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan. Setiap sumber api harus dipastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Pemkab Tegal mengimbau masyarakat menjadikan 43 kejadian kebakaran sepanjang semester pertama 2026 sebagai peringatan dini. Kewaspadaan tidak cukup dilakukan ketika api telah membesar, tetapi harus dimulai dari mencegah munculnya sumber api yang berpotensi menjadi bencana.

Di tengah kemarau yang masih berlangsung, kepedulian dan kehati-hatian masyarakat menjadi salah satu benteng utama untuk mencegah kebakaran meluas.

Jangan menunggu api membesar untuk menyadari bahayanya. Karena dalam kondisi kemarau, satu percikan kecil dapat berubah menjadi kobaran yang mengancam keselamatan dan lingkungan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru