Konflik Dua SMK di Kota Tegal Berakhir Damai, Masa Depan Pelajar Jadi Prioritas

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com — Konflik yang melibatkan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tegal akhirnya berujung damai.

Seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan melalui jalur kekeluargaan dengan mengedepankan kepentingan pendidikan serta masa depan para siswa.

Kesepakatan tersebut tercapai melalui forum mediasi yang mempertemukan jajaran manajemen sekolah, korban bersama orang tua dan kuasa hukumnya, serta perwakilan wali murid dari sekolah yang terlibat dalam konflik.

Langkah mediasi ditempuh untuk memastikan situasi di lingkungan pendidikan kembali kondusif sekaligus mencegah persoalan berkembang lebih jauh dan berdampak terhadap proses belajar para pelajar.

Staf Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Jawa Tengah, Arman Psps, yang mewakili Kasi SMK Purwanto Hadi Susetyo, mengonfirmasi bahwa seluruh poin kesepakatan telah disetujui dan dipenuhi oleh kedua belah pihak.

Penyelesaian tersebut mencakup sejumlah bentuk pertanggungjawaban atas kerugian fisik maupun material. Sepeda motor milik korban diperbaiki oleh pihak sekolah pelaku yang memiliki Program Keahlian Teknik Otomotif Konsentrasi Teknik Sepeda Motor.

Sementara biaya pengobatan korban sebesar Rp2 juta ditanggung oleh wali murid siswa yang terlibat. Adapun kerusakan telepon genggam korban ditangani melalui perbaikan oleh pihak sekolah asal korban.

Tidak berhenti pada penyelesaian kerugian materiil, korban juga mendapatkan perhatian dalam aspek keberlanjutan pendidikan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan korban memperoleh bantuan pendidikan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) reguler Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Bantuan tersebut memiliki total nilai Rp3 juta, yang diberikan sebesar Rp250 ribu per bulan, dengan persyaratan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, menyambut baik tercapainya kesepakatan damai tersebut.

Menurutnya, konflik antarpelajar tidak memberikan manfaat bagi siapa pun dan justru berpotensi menghambat masa depan generasi muda.

Ia menekankan pentingnya seluruh pihak, terutama lingkungan sekolah dan keluarga, untuk terus membangun komunikasi, pembinaan karakter, serta pengawasan terhadap para pelajar.

Perdamaian ini diharapkan tidak sekadar menjadi akhir dari sebuah konflik, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat kembali fokus pada tujuan utama pendidikan, yakni menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif sehingga para siswa dapat menatap masa depan tanpa terbebani persoalan masa lalu.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru