Gudang BBM “Gultom” Diduga Ilegal Diseberang Stadion Utama Masih Beroperasi, Polsek Bina Widya Kemana?

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Gudang BBM “Gultom” Diduga Ilegal Diseberang Stadion Utama Masih Beroperasi, Polsek Bina Widya Kemana?

Pekanbaru — Gudang yang terletak di seberang Stadion Utama Kecamatan Bina Widya masih tetap beroperasi sebagai tempat penampungan dan penimbunan BBM jenis solar bersubsidi. Dugaan itu muncul setelah awak media ini menerima laporan bahwa aktivitas gudang berlangsung pada hari kerja dan berhenti pada akhir pekan.

Salah seorang jurnalis yang meminta namanya tidak dipublikasikan menyatakan, dugaan tersebut diperkuat ketika ia menghubungi seorang pria berinisial I (alias Idris) yang mengaku wartawan dan diketahui sering membantu kegiatan di gudang itu.

“Saat kami telepon, I menawarkan uang Rp50.000 per orang kepada wartawan yang datang. Kami tak minat dan tolak,” kata sumber tersebut sambil tertawa, Minggu (16/8/2026)

Sumber lain menyebutkan bahwa gudang itu semula dimiliki oleh seorang pria bernama Frans Gultom. Namun belakangan Frans menyatakan tidak lagi terkait dengan kegiatan gudang tersebut. Pernyataan itu menimbulkan kecurigaan warga, yang menilai pengakuan tersebut berpotensi sebagai modus untuk menghindar dari tanggung jawab.

Kapolsek Bina Widya sebelumnya telah menerima laporan dari awak media mengenai keberadaan gudang penampungan BBM bersubsidi dan menjanjikan akan menindaklanjuti. Namun hingga berita ini disusun, belum terlihat tindakan signifikan di lokasi. Selain itu, awak media menduga nomor teleponnya telah diblokir oleh Kapolsek, sehingga komunikasi untuk konfirmasi dan klarifikasi menjadi terhambat.

Hari ini, tanggal 17 Agustus  2026, iniIndonesia merayakan HUT Republik Indonesia yang ke-81 adalah momen untuk mengenang perjuangan, merayakan kemajuan, dan meneguhkan cita-cita kemerdekaan. Namun di balik upacara, kibaran sang Merah Putih, dan sorak-sorai semarak hari jadi bangsa, ada kenyataan yang mengganjal nurani banyak warga. Di tengah upaya memperkuat tata kelola dan melindungi rakyat, masih ditemukan oknum aparat penegak hukum yang justru bersekongkol dengan jaringan mafia bahan bakar minyak. Kolusi ini bukan sekadar pelanggaran hukum; ia merongrong keadilan sosial, memperburuk distribusi energi, dan menyengsarakan masyarakat yang paling rentan.

Penampungan, penimbunan, pengalihan jatah BBM bersubsidi untuk dijual kembali dengan harga tinggi ke industri, membuat subsidi yang seharusnya meringankan beban rakyat menjadi sumber keuntungan bagi segelintir pihak. Ketika aparat yang dipanggil untuk menegakkan hukum malah memilih keuntungan pribadi, kepercayaan publik terhadap institusi menjadi terkikis. Rakyat malah di rugikan, upaya pemerintah menata energi nasional menjadi sia-sia.

Namun kritik tidak berhenti pada kecaman. Peringatan hari kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki. Reformasi internal aparat penegak hukum, transparansi rantai distribusi BBM, penguatan pengawasan antikorupsi, dan perlindungan bagi pelapor (whistleblower) adalah langkah-langkah yang perlu diambil segera. Masyarakat sipil, media, dan legislator harus bersinergi untuk memastikan hasil penyelidikan independen dipublikasikan dan pelaku bertanggung jawab sesuai hukum.

Warga mendesak Kapolres Pekanbaru dan Kapolda Riau untuk menindak tegas bawahannya yang diduga memanfaatkan jabatan demi keuntungan dari kegiatan ilegal tersebut. Mereka juga meminta evaluasi kinerja Kapolsek Bina Widya dan menuntut sanksi apabila ditemukan kelalaian dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Redaksi terus berupaya mengonfirmasi informasi kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan. Informasi terbaru akan kami update setelah ada tanggapan dari pihak-pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru