Pembangunan Drainase Jalan Nasional Malingping-Bayah Diduga Menggunakan Bata Ringan/Hebel, Bukan Batu Pecah Umumnya.

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Drainase Jalan Nasional Malingping-Bayah Diduga Menggunakan Bata Ringan/Hebel, Bukan Batu Pecah Umumnya.

lebak— Proyek pembangunan drainase di ruas Jalan Nasional Simpang Malingping -Bayah mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, material yang digunakan dalam pembangunan drainase tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.

 

Hasil investigasi Wartawan yang dihimpun di lapangan, kontraktor pelaksana diduga menggunakan bahan hebel atau bata ringan sebagai material utama, bukan batu pecah sebagaimana mestinya dalam konstruksi drainase yang kuat dan tahan lama.

 

Penggunaan hebel dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas dan daya tahan drainase, terlebih jika dihadapkan pada arus air yang deras saat musim hujan tiba. Sejumlah pihak juga menyoroti lemahnya pengawasan dari instansi terkait, baik dari pihak pengawas teknis maupun dinas pekerjaan umum.

 

Warga sekitar berharap agar aparat penegak hukum dan pihak berwenang segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan mengambil tindakan tegas jika terbukti terjadi pelanggaran teknis dalam proyek tersebut.

 

Lokasi pembangunan drainase jalan nasional Malingping -Bayah tempat di pasar cisi’ih depan kantor Polsek panggarangan desa situregen kecamatan panggarangan kabupaten Lebak provinsi Banten.

 

Diduga lemahnya pengawasan dari pihak dinas PUPR provinsi Banten dan instansi terkit sehingga pembangunan dikerjakan asal-asalan (asjad).

 

Dikonfirmasi pekerja lapangan mengatakan, menggunakan hebel juga ini tanggung karena cuman sedikit lagi,ini juga instruksi dari pemborong,kalau saya hanya kerja pak.ungkapnya singkat.

 

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait.”Rudi/red”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari
Didampingi King Naga Pembina PSI Lebak, Narji Cagur Meriahkan Final Jarum Cup Garapan Marjono

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 08:15 WIB

PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Kamis, 5 November 2026 - 08:06 WIB

King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru