WARGA TANJUNG BALIK SIMISO BERHARAP PROGRAM SPAM DAN PAMSIMAS HADIRKAN AIR BERSIH. WALI NAGARI ANGGARKAN 200 JUTA TAHUN 2026

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tigo Lurah, utamapost.com– Warga Jorong Tanjung Balik nagari Simiso, kabupaten Solok, hingga saat ini masih menghadapi persoalan serius terkait kebutuhan air bersih. Dalam keseharian, mereka terpaksa memanfaatkan air sungai yang kondisinya sudah keruh akibat aktivitas manusia di sekitar hulu sungai. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat air tersebut digunakan untuk kebutuhan mendasar seperti memasak, mencuci, dan mandi.

Bagi masyarakat Tanjung Balik Simiso, air bersih sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Saat musim hujan, air sungai semakin keruh karena bercampur lumpur dan limbah, sementara di musim kemarau debit air sering kali menurun sehingga sulit diperoleh. Situasi ini berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terserang penyakit kulit dan diare akibat penggunaan air yang tidak higienis.

Padahal, menurut warga, di kawasan hulu yang berjarak lebih kurang satu kilometer dari pemukiman, terdapat sumber air yang cukup  dan jernih. Namun, hingga kini sumber tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena tidak adanya jaringan pipa dan fasilitas penyaluran air yang memadai.

“Kami sebenarnya tidak kekurangan sumber air, hanya saja aksesnya yang sulit. Sumber air bersih itu ada di hulu, kira-kira satu kilometer dari kampung ini. Kalau ada saluran pipa, airnya bisa dialirkan langsung ke rumah warga,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Balik Simiso, Sabtu (13/9/2025).

Ia menambahkan, warga sangat berharap pemerintah daerah turun tangan melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ataupun Pamsimas. Kedua program ini diyakini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan air bersih yang mereka hadapi.

“Air bersih ini kebutuhan mendasar. Kami sudah lama mengusulkan agar pemerintah melalui program SPAM atau Pamsimas bisa membantu kami. Dengan adanya program tersebut, warga tidak perlu lagi mengandalkan air sungai yang kualitasnya sudah jauh dari layak konsumsi,” imbuhnya.

Harapan masyarakat ini bukan tanpa alasan. Air bersih yang memadai akan memberikan banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kualitas kesehatan, mendukung kegiatan ekonomi rumah tangga, hingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, penyediaan air bersih juga dapat membantu mengurangi beban kerja warga, khususnya perempuan dan anak-anak, yang selama ini harus berjalan jauh untuk mengambil air dari sumber di hulu.

Kondisi terkini Batang Air jorong Tanjung Balik simiso.

Masyarakat Tanjung Balik Simiso juga siap bergotong royong dalam proses pembangunan jaringan air bersih apabila program tersebut direalisasikan.

“Kami siap bekerja sama. Warga bersedia ikut bergotong royong membangun dan merawat sarana air bersih ini. Yang kami butuhkan hanya dukungan pemerintah untuk penyediaan material dan perencanaan,” tegas tokoh masyarakat tersebut.

Dengan kondisi yang semakin mendesak, warga berharap pemerintah daerah menjadikan persoalan air bersih ini sebagai salah satu prioritas pembangunan. Apalagi, penyediaan air bersih merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika dikelola dengan baik, program ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi seluruh warga Jorong Tanjung Balik Simiso.

Wali nagari Simiso, Joni ketika dihubungi tim media utamapost.com menyampaikan bahwa melalui RKP program nagari ditahun 2026 untuk kebutuhan air bersih akan kami anggarkan.

” Untuk air bersih ini akan ada dana desa fisik 600 juta, namun itu tidak bisa kami anggarkan untuk satu kegiatan karena dana tersebut untuk empat jorong, berarti satu jorong mendapat 150 jt. Tetapi karena ini sangat vital kami akan anggarkan skala prioritas sebanyak 200 juta dengan menekan angka untuk be erapa jorong yang lainnya ” tegas Joni Jumat ( 12/9/2025 )  walinagari termuda sekabupaten Solok.

Lebih dalam lagi ia tambahkan bahwa untuk dana desa fisik kita hanya bisa anggarkan paling tinggi 200 juta , jika lebih maka pelaksanaannya otomatis berubah.

” Kami berharap masyarakat bersabar beberapa saat, in sya Allah kami akan perjuangkan ” tutup Joni.

Kini, masyarakat hanya bisa menanti langkah nyata dari pemerintah daerah untuk mewujudkan impian mereka memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan untuk masyarakat jorong Tanjung Balik nagari Simiso sebanyak 42 kepala keluarga. ( Abd21 )

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Bupati Jon Firman Pandu Lantik 23 Wali Nagari Terpilih se-Kabupaten Solok, Wali Nagari Surian dan Lolo Resmi Dilantik
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru