Guru PPPK Paruh Waktu Di Cilograng Diduga Dimintai Uang Rp 200rbu Per Orang.

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak –utamapost.com| Seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kecamatan Cilograng diduga terjadi pungutan liar (pungli). Peserta yang tahapan seleksi diduga dimintai sejumlah uang oleh oknum ketua paguyuban P3K Paruh Waktu senilai Rp 200 ribu rupiah per orang.

Salah satu peserta PPPK Paruh Waktu atau P3K parah waktu yang enggan disebutkan namanya mengaku,harus bayar oleh oknum ketuapaguyuban P3K Paruh Waktu di Kecamatan Cilograng kabupaten Lebak provinsi Banten.

“Dalihnya pemerataan ASN (Arapatur Sipil Negara). Oknum ketua paguyuban P3K Paruh Waktu dan oknum secara terang-terangan meminta uang sebesar Rp 200 ribu per orang,” kata dia melalui sambungan telepon seluler.

Dia menjelaskan, di Kecamatan Cilograng yang mengikuti pemerataan ASN. Terdiri dari guru kelas, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru PJOK, dan guru tingkat SMP.”. ungkapnya via WhatsApp.

Dikonfirmasi via WhatsApp APIP selaku ketua forum,kami selaku ketua paguyuban non-ASN kecamatan Cilograng,iya sebetulnya ini baru rencana belum melangkah atau pergerakan, diatas hanya inisiatif,dalam artian apabila kami belum mendapatkan informasi yang jelas,maka kami akan mencari tau informasi kepihak dinas,dan menanyakan setatus kami sebagai P3K paruh waktu begitu pak.

Jika berbicara dasar hukum,tidak ada,karena itu inisiatif rekan rekan paruh waktu saja jadi belum terjadi.kalau pun ada kami mempunyai kas umum,yang bertujuan untuk operasional kami saja,apa bila ada hal² yang perlu di selesaikan, termasuk juga apa bila ada pertemuan dan syukuran ,itu saja sih pak,dan gak ada berita acara karena itu mendadak.

Kami tegaskan,tidak ada kaitannya dengan K3S mengenai pungutan 200ribu,itu murni dari forum kami,itu untuk operasional,dan syukuran dan beli domba kami berkomitmen akan mengadakan syukuran apa bila kami mendapatkan SK pengangkatan.terangnya APIP.

Berita ini bersambung.

“Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Kamis, 5 November 2026 - 08:15 WIB

PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terbaru