Payung Sekaki, utamapost.com | Seorang siswi SMA Negeri 1 Payung Sekaki kelas XI F2 bernama Dona Novita dilaporkan hilang saat jam pelajaran sekolah pada Jumat (26/9/2025). Hingga malam hari, keberadaan Dona belum juga diketahui, membuat pihak keluarga, guru, dan teman-temannya panik serta khawatir.
Menurut keterangan teman sekelasnya, Dona terakhir terlihat sekitar pukul 08.15 WIB setelah kegiatan kultum pagi. Kepada teman-temannya, Dona sempat pamit menuju area parkiran dengan alasan ingin menjemput sesuatu. Namun, hingga pelajaran Biologi dimulai beberapa saat kemudian, Dona tidak kunjung kembali ke kelas.
“Awalnya kami mengira Dona hanya sebentar keluar. Tapi karena dia berangkat sekolah tidak membawa motor dan hanya menumpang pada teman, kami mulai curiga,” ujar salah seorang teman dekat Dona.
Seorang guru yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecurigaan semakin besar ketika jam istirahat dan menjelang pulang sekolah sekitar pukul 11.30 WIB, Dona tetap tidak muncul di sekolah. Guru dan teman-temannya kemudian melakukan pencarian hingga ke rumah Dona, namun hasilnya nihil.
Ketika dikonfirmasi, orang tua Dona, Boy, membenarkan bahwa putrinya belum pulang sejak pagi. Informasi hilangnya Dona pun menyebar cepat di grup internal warga Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok.
Hasil penelusuran sementara, diketahui Dona pernah mengalami kejadian serupa, yakni menghilang selama beberapa jam dengan alasan menemani temannya untuk suatu keperluan. Namun, kali ini situasinya dianggap lebih serius karena komunikasi dengan Dona benar-benar terputus, bahkan pelacakan melalui media sosial milik Dona dan teman-temannya juga belum membuahkan hasil.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Dona Novita belum diketahui. Sang ayah, Boy, berharap putrinya segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami mohon doa dan bantuan semua pihak agar Dona cepat ditemukan. Yang terpenting dia selamat,” ujarnya dengan penuh harap.
Pihak sekolah dan keluarga telah berkoordinasi dengan warga sekitar dan berencana melaporkan kasus ini secara resmi ke pihak berwajib jika Dona tak kunjung ditemukan.










