Perum Perhutani Diduga Dukung Penggarap Jual Belikan Lahan Garapan di Kawasan Hutan Negara.

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum Perhutani Diduga Dukung Penggarap Jual Belikan Lahan Garapan di Kawasan Hutan Negara.

Lebak – Perum Perhutani diduga membiarkan praktik jual beli lahan garapan di kawasan hutan negara yang seharusnya dikelola secara resmi oleh pihak Perhutani. Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah oknum penggarap memanfaatkan lahan tersebut untuk diperjualbelikan kepada pihak lain tanpa izin resmi.lokasi lahan yang diperjual belikan blok cikacapi untuk kegiatan tambang batu bara ilegal, cibobos desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.26/10/2025.

 

Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari pihak Perum Perhutani terhadap para penggarap maupun pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi lahan tersebut. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pihak Perhutani turut mendukung atau setidaknya menutup mata terhadap aktivitas ilegal tersebut.

 

Aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan praktik jual beli lahan di kawasan milik negara itu. Transparansi dan penegakan aturan dinilai penting agar pengelolaan hutan negara berjalan sesuai peraturan yang berlaku.

 

Hinga berita ini diterbitkan pihak perum perhutani maupun pihak terkait tidak ada tindakan yang kongkret.

 

Dikonfirmasi pihak ASPER maupun KPH Provinsi Banten belum ada jawaban.

 

Tim/red

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru