Diduga Tidak Transparan, Pengelolaan Anggaran Katapang Hewani dan Nabati di Desa Cikotok Dipertanyakan.

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Tidak Transparan, Pengelolaan Anggaran Katapang Hewani dan Nabati di Desa Cikotok Dipertanyakan.

Lebak – Pengelolaan anggaran program Katapang (Ketahanan Pangan) untuk sektor hewani dan nabati di Desa Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, diduga tidak transparan. Dana senilai Rp160.000.000.00.(seratus enam puluh juta rupiah) yang seharusnya dikelola untuk kepentingan masyarakat, diketahui dikelola oleh Koperasi Desa (Kopdes) Cikotok.

Dana yang dikelola kopdes senilai Rp 160.000.000 juta.untuk pembelanjaan hewan sejenis kambing dengan harga perekor senilai Rp 2.500.000(dua juta limaratus ribu rupiah). Untuk pembelanjaan kambing sebanyak 36 ekor itupun campur.

Sangat disayangkan ketua koperasi desa(kopdes) desa cikotok diduga tidak transparan terhadap anggotanya,untuk anggarannya yang dikelola oleh kopdes desa cikotok kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten.27/10/2025.

Beberpa warga dan anggota koperasi mempertanyakan kejelasan penggunaan dana tersebut, lantaran hingga kini belum ada laporan terbuka mengenai realisasi dan pengelolaannya uang untuk pembelanjaan dan pembuatan kandang kambing tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cikotok membenarkan bahwa anggaran Katapang senilai Rp160.000.000.seratus enam puluh juta rupiah,memang dikelola oleh pihak koperasi desa. Ia menegaskan bahwa pihak desa hanya sebatas mengetahui, tanpa ikut terlibat langsung dalam pengelolaan teknisnya.

Dikonfirmasi ketua Kopdes”Endin”via WhatsApp hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban.

Bendahara kopdes desa cikotok dikonfirmasi via WhatsApp tidak memberikan penjelasan terhadap wartawan.

warga minta pengelolaan dana Katapang tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan, mengingat dana tersebut bersumber dari program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa.

Wartawan Utamapos masih berupaya konfirmasi ke pihak-pihak terkait.
“Tri/tim

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru