Diduga Tidak Transparan, Pengelolaan Anggaran Katapang Hewani dan Nabati di Desa Cikotok Dipertanyakan.
Lebak – Pengelolaan anggaran program Katapang (Ketahanan Pangan) untuk sektor hewani dan nabati di Desa Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, diduga tidak transparan. Dana senilai Rp160.000.000.00.(seratus enam puluh juta rupiah) yang seharusnya dikelola untuk kepentingan masyarakat, diketahui dikelola oleh Koperasi Desa (Kopdes) Cikotok.
Dana yang dikelola kopdes senilai Rp 160.000.000 juta.untuk pembelanjaan hewan sejenis kambing dengan harga perekor senilai Rp 2.500.000(dua juta limaratus ribu rupiah). Untuk pembelanjaan kambing sebanyak 36 ekor itupun campur.
Sangat disayangkan ketua koperasi desa(kopdes) desa cikotok diduga tidak transparan terhadap anggotanya,untuk anggarannya yang dikelola oleh kopdes desa cikotok kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten.27/10/2025.
Beberpa warga dan anggota koperasi mempertanyakan kejelasan penggunaan dana tersebut, lantaran hingga kini belum ada laporan terbuka mengenai realisasi dan pengelolaannya uang untuk pembelanjaan dan pembuatan kandang kambing tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cikotok membenarkan bahwa anggaran Katapang senilai Rp160.000.000.seratus enam puluh juta rupiah,memang dikelola oleh pihak koperasi desa. Ia menegaskan bahwa pihak desa hanya sebatas mengetahui, tanpa ikut terlibat langsung dalam pengelolaan teknisnya.
Dikonfirmasi ketua Kopdes”Endin”via WhatsApp hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban.
Bendahara kopdes desa cikotok dikonfirmasi via WhatsApp tidak memberikan penjelasan terhadap wartawan.
warga minta pengelolaan dana Katapang tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan, mengingat dana tersebut bersumber dari program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa.
Wartawan Utamapos masih berupaya konfirmasi ke pihak-pihak terkait.
“Tri/tim










