Adat Baduy Angkat Bicara: Desak Pemerintah dan Polisi Tangkap Pelaku Pembegalan Warga Baduy di Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kasus pembegalan yang menimpa Revan, warga Suku Baduy asal Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, di kawasan Jakarta Pusat terus menjadi perhatian publik. Hingga kini, pelaku pembegalan yang melukai korban dengan senjata tajam belum juga ditangkap oleh pihak kepolisian.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 04.15 WIB di Jalan Pramuka, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Saat itu, Revan tengah berjalan di lokasi kejadian dan tiba-tiba dihadang oleh empat orang tidak dikenal. Para pelaku kemudian merampas uang tunai sebesar Rp3 juta serta 10 botol madu milik korban. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka bacok di lengan sebelah kiri akibat senjata tajam pelaku.

Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.
“Benar, kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Cempaka Putih. Kami berharap pelaku segera tertangkap agar ada keadilan bagi warga kami yang menjadi korban,” ujar Jaro Oom kepada awak media, Senin (3/11/2025).

Sementara itu, pemangku adat Baduy turut angkat bicara dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian yang menimpa warganya di tanah perantauan. Mereka menilai, pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini.

“Warga Baduy dikenal hidup damai, tidak pernah mencari masalah dengan siapa pun. Tapi kalau ada warga kami yang dizalimi, apalagi sampai terluka dan harta bendanya dirampas, tentu kami tidak bisa diam,” ujar salah satu pemangku adat Baduy di Desa Kanekes, yang enggan disebutkan namanya.

Ia menegaskan, masyarakat Baduy mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang, namun juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan berlarut-larut.
“Kami berharap kepada pemerintah dan kepolisian agar bertindak cepat dan tegas. Jangan sampai pelaku merasa bebas setelah melukai warga kami,” tegasnya.

Kasus pembegalan ini menjadi perhatian khusus, mengingat masyarakat Baduy selama ini dikenal sebagai komunitas adat yang hidup sederhana, jujur, dan jauh dari kekerasan. Kejadian tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa kejahatan jalanan di ibu kota masih mengintai siapa saja tanpa pandang bulu.

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Warga Baduy dan masyarakat Lebak berharap agar kasus ini segera mendapatkan keadilan, dan pelaku pembegalan bisa diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru