Diduga Lakukan Penipuan dan Gelapkan Traktor Kelompok Tani, Oknum Kades Kadudamas Rugikan Warga 13 Juta: APH Diminta Segera Bertindak

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak — Dugaan skandal kotor kembali menyeret nama Kades Kadudamas, inisial A, yang dicurigai telah melakukan penipuan senilai 13 juta rupiah terhadap warganya sendiri, almarhum K, warga Kampung Cariu, Kecamatan Cirinten, Lebak. Bermodus iming-iming mesin traktor, uang itu tak pernah kembali, traktornya pun tak kunjung ada—bahkan hingga korban meninggal dunia, sepeser pun tak dikembalikan.

Keluarga almarhum kini menuntut hak mereka dipulangkan. Istri korban menegaskan ia sudah berkali-kali menagih, namun oknum kades justru kerap menghindar. “Uang kami tidak pernah dikembalikan, bahkan saat suami saya meninggal pun tidak ada itikad baik. Saya sudah capek nagih,” tegasnya.

Tak berhenti di situ. Kades A juga diduga menjual traktor bantuan pemerintah milik kelompok tani Kampung Cariu kepada warga berinisial DD sebesar Rp14.500.000. Traktor itu merupakan bantuan aspirasi tahun 2023, namun malah diperdagangkan seolah aset pribadi.

DD mengakui mengeluarkan uang lebih dari 14 juta untuk menebus traktor tersebut melalui tangan kanan sang kades. “Iya pak, saya bayar lewat BI dan AT. Barangnya juga ada di bawah,” ungkapnya.

Ketika dimintai klarifikasi melalui WhatsApp, Kades A memilih bungkam. Pesan dibaca, tanggapan tak ada. Sikap ini menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya disembunyikan?

Perbuatan ini berpotensi menjerat pasal berlapis:

* Pasal 378 KUHP (Penipuan) ancaman 4 tahun penjara
* Pasal 416 KUHP (Penggelapan Barang Milik Pemerintah) ancaman 7 tahun penjara

Atas temuan ini, Amri, anggota LSM GMBI, mendesak Polres Lebak turun tangan.
“APH harus segera bertindak. Dugaan penipuan dan penggelapan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

*Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru