Program Ketapang di Desa Gunung Gede di Duga Tidak Transparan dan KKN.

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Gunung Gede kembali menjadi sorotan. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa pengelolaan program tersebut diduga berada di bawah kendali keluarga Kepala Desa setempat. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari sejumlah warga terkait transparansi dan tata kelola anggaran.

 

Pengelolaan anggaran Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Gunung Gede, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. 24/11/2025.

 

Diduga pelaksanaan program tersebut kurang transparan dan berpotensi melibatkan praktik KKN karena disebut-sebut dikelola oleh pihak yang masih memiliki hubungan keluarga dengan kepala desa.

 

Penggunaan anggaran yang bersumber dari dana desa seharusnya dilaksanakan secara terbuka, profesional, serta melibatkan unsur masyarakat, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan. Namun, menurut keterangan beberapa narasumber, pelibatan publik dalam program ini dinilai masih minim.

 

Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai ketentuan pemerintah, masyarakat meminta pemerintah desa memberikan klarifikasi resmi terkait:

 

1. Besaran anggaran Program Ketapang yang dialokasikan tahun ini.

 

2. Pihak pengelola program dan dasar penunjukannya.

 

3. Bentuk kegiatan serta realisasi pelaksanaan di lapangan.

 

4. Dokumen pertanggungjawaban yang dapat diakses publik.

 

Berharap pihak inspektorat, kecamatan, dan dinas terkait dapat melakukan pemeriksaan apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan aturan penggunaan dana desa.

 

Beberapa sumber masyarakat menyampaikan bahwa proses pengelolaan Ketapang dinilai tidak melibatkan unsur kelembagaan desa secara terbuka. Dugaan praktik KKN (Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme) muncul karena adanya indikasi bahwa pelaksana program memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa. Warga berharap hal ini dapat diklarifikasi agar tidak menjadi polemik berkepanjangan.

 

Beberapa Masyarakat meminta pihak pemerintah desa menjelaskan secara terbuka mengenai struktur pengelola, mekanisme penggunaan anggaran, serta laporan pertanggungjawaban program Ketapang. Transparansi dinilai penting untuk memastikan bahwa program tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Gunung Gede belum memberikan tanggapan resmi. Wartawan Utamapos berharap klarifikasi segera disampaikan guna menghindari kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan publik.

Tri/Rudi.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru