Masyarakat Pekanbaru Resah: Gelper One Piece, Pokemon, dan Cucian Mobil Diduga Sarang Perjudian yang Dibiarkan Aparat
Pekanbaru – Warga Kota Pekanbaru semakin gelisah menyaksikan maraknya aktivitas perjudian yang bersembunyi di balik kedok gelanggang permainan (gelper) dan usaha cucian mobil. Beberapa lokasi mencurigakan, seperti Gelper One Piece di Jalan Kuantan Raya, Gelper Pokemon di Jalan Riau, serta gelper yang menyamar sebagai cucian mobil di Jalan Tuanku Tambusai, terus beroperasi tanpa hambatan. Masyarakat menuding aparat penegak hukum (APH) tutup mata dan membiarkan praktik ilegal ini merajalela.
Kedatangan awak media ke lokasi-lokasi tersebut mengonfirmasi keresahan warga. Di Gelper Pokemon, Jalan Riau, puluhan mesin judi berteknologi tinggi berderet rapi, lengkap dengan suara gemerincing koin dan para pemain yang tak pernah sepi. Gelper One Piece di Jalan Kuantan Raya menarik pengunjung dari berbagai kalangan usia, dengan taruhan uang asli untuk membeli koin meski dikemas sebagai “permainan hiburan”. Sementara itu, di Jalan Tuanku Tambusai, sebuah usaha cucian mobil berubah di dalamnya menjadi sarang gelper, di mana warga melihat transaksi mencurigakan berlangsung tanpa pengawasan ketat.
” Kami resah sekali, anak-anak dan pemuda kita tergiur ikut main. Uang habis dalam hitungan jam, tapi aparat seperti tidak peduli,” keluh seorang warga sebut saja Anto (55), yang tinggal tak jauh dari Gelper One Piece. Ia menambahkan, laporan ke APH kerap direspons setengah hati, membuat aktivitas ini semakin berani. Keluhan serupa dilontarkan warga sekitar lokasi lain, yang mengklaim kerugian ekonomi dan moral akibat maraknya perjudian ini.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Namun, pengamat hukum lokal menilai, penindakan tegas diperlukan untuk memutus rantai kejahatan ini, mengingat perjudian online dan offline telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial Pekanbaru. Masyarakat mendesak pemerintah kota dan aparat untuk segera razia dan tutup lokasi-lokasi bermasalah tersebut.










