BPJN PPK 2.3 Proyek Pekerjaan Jalan Simpang-Ciboleger Bungkam Dikonfimrasi adanya Temuan Aktivis

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – BPJN PPK 2.3 Pekerjaan Jalan Simpang-Ciboleger tidak merespon atau “Bungkam” saat dikonfirmasi awak media, pada Senin 22 Desember 2025, terkait temuan aktivis Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) yang menduga bahwa proyek Jalan yang dukerjakan oleh CV. Masayu Citra Wisesa, dengan nilai kontrak mencapai Rp9,6 miliar dinilai dikerjakan secara asal-asalan dan terindikasi kuat tidak sesuai dengan spesifikasi.

 

Upaya Konfirmasi kepada BPJN PPK 2.3 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pekerjaan Jalan Simpang-Ciboleger Zakaria “Tutup Mulut” alias Bungkam. Padahal pesan yang dikirim awak media centang dua.

 

Sikap itupun justru menambah kecurigaan pada pelaksanaan Proyek Jalan yang menelan anggaran pantastis hingga miliaran.

 

Sebelumnya, GAMMA Ajukan Audiensi ke Kementerian PU, Soroti Dugaan Kejanggalan Pekerjaan Proyek Jalan Simpang – Ciboleger Rp9,6 Miliar

GAMMA Ajukan Audiensi ke Kementerian PU, Soroti Dugaan Kejanggalan Pekerjaan Proyek Jalan Simpang – Ciboleger Rp9,6 Miliar

 

Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, secara resmi mengajukan permohonan audiensi kepada Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di Pattimura, Jakarta Selatan pada, Rabu (17/12/2025)

 

Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan ketidaksesuaian dalam realisasi paket pekerjaan Peningkatan Jalan Simpang – Ciboleger yang dikerjakan oleh CV. Masayu Citra Wisesa, dengan nilai kontrak mencapai Rp9,6 miliar.

 

GAMMA menilai Proyek yang merupakan Instruksi Presiden Jalan Daerah, program pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah yang rusak demi mendukung ekonomi tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak kementerian, mengingat adanya dugaan kejanggalan sejak tahap awal pelaksanaan proyek. Dugaan tersebut mencakup pemilihan penyedia jasa hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan standar kualitas konstruksi jalan.

 

Berdasarkan hasil pengamatan dan kajian lapangan, GAMMA menduga bahwa realisasi pekerjaan tidak dilaksanakan secara maksimal dan terkesan dikerjakan asal jadi. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada mutu infrastruktur serta daya tahan jalan.

 

“Oleh karena itu, kami memandang perlu untuk menyampaikan langsung temuan dan aspirasi ini kepada Ditjen Bina Marga agar dilakukan evaluasi teknis secara menyeluruh serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek-proyek di Banten khusunya di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Banten” terang Hasyim, ketua umum GAMMA.

 

Melalui audiensi ini, GAMMA mendesak Kementerian PU agar bersikap transparan dan akuntabel, serta tidak ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran yang disengaja

 

GAMMA juga menegaskan akan menggelar aksi demonstrasi di kementerian PU jika kementerian tidak merespon dugaan-dugaan yang terjadi pada realisasi pekerjaan peningkatan jalan Simpang – Ciboleger

 

“Kami sudah sangat siap bahkan jika harus melakukan aksi demonstrasi di kementerian PU, agar kementerian turun melakukan audit pada pejabat BPJN serta audit pelaksanaan pekerjaan di lapangan” tegas Hasyim

 

GAMMA menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar benar-benar berpihak pada kepentingan publik dan tidak merugikan keuangan negara serta masyarakat

 

*Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Berita Terbaru