Gelper di Pekanbaru Diduga Jadi Tempat Perjudian, Masyarakat Tanya Diri “Dimana Polri?”

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Gelper di Pekanbaru Diduga Jadi Tempat Perjudian, Masyarakat Tanya Diri “Dimana Polri?”

PEKANBARU, RIAU – Aktivitas gelanggang permainan (Gelper) di kota Pekanbaru masih terus terpantau berjalan lancar dan bahkan dinilai seakan kebal hukum oleh sebagian warga masyarakat. Kondisi ini membuat banyak pihak mempertanyakan keberadaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang seharusnya segera mengambil tindakan, namun dinilai seolah membiarkan aktivitas yang diduga kuat sebagai sarana perjudian berlangsung tanpa hambatan.

Keterangan ini disampaikan oleh seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, yang mengaku dulunya pernah mendatangi sejumlah tempat Gelper untuk mempertaruhkan uangnya. Ia mengaku merasa heran mengapa pihak kepolisian tidak menindaklanjuti tempat-tempat seperti itu.

“Dulu Gelper ini awalnya memajang bermacam-macam hadiah sebagai kedok bahwa tempat itu benar-benar hanya sebagai tempat permainan, dan siapa yang menang akan mendapatkan hadiah tersebut. Namun kini, hadiah-hadiah tersebut sudah tidak lagi terpajang dan gantinya adalah uang tunai yang jelas menjadi imbalan bagi pemenangnya,” ujar warga tersebut, Kamis 29/1/2026.

Sebelumnya, diketahui salah satu Gelper yang berlokasi di Jalan T. Tambusai telah ditutup setelah dianggap tidak tahan terhadap banyaknya pemberitaan yang mengungkap dugaan perjudian di tempat tersebut. Kini, masih tersisa beberapa tempat Gelper yang masih aktif beroperasi, di antaranya Gelper “Jon Ketek”, Gelper Pokemon yang berada di Jalan Riau, serta Gelper One Piece yang berlokasi di Jalan Kuantan Raya.

Tempat-tempat yang diduga sebagai sarana perjudian ini juga dituding memiliki oknum-oknum tertentu di belakangnya yang memanfaatkan keberadaan Gelper tersebut sebagai ladang pemasukan uang yang menguntungkan. Bahkan, saking percaya dirinya, Jon Ketek diduga salah satu pengelola Gelper yang berada di jalan Riau, kepada awak media ini melalui sambungan telepon seluler mengaku telah mengundang dan bersilaturahmi dengan sekitar 200 wartawan dari berbagai media massa.

“Kita sudah undang 200 media (wartawan) yang ikut saya, kita silaturahmi terbuka bang, siapa saja datang kita welcome. Abang datang kita juga akan welcome,” ujar pengelola tersebut dengan nada percaya diri. Apakah yang disampaikannya ini benar atau tidak, hanya dirinya dan Tuhan saja yang mengetahui.

Kondisi ini membuat masyarakat semakin khawatir terkait dengan dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh aktivitas perjudian yang terus berlarut-larut, seperti masalah ekonomi keluarga, konflik sosial, hingga penyebaran kejahatan lainnya. Pertanyaan “Dimana kepolisian, mengapa tidak bertindak?” terus mengemuka di kalangan warga yang menginginkan keamanan dan ketertiban di lingkungannya terjaga dengan baik.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait dengan dugaan aktivitas perjudian di sejumlah Gelper yang masih beroperasi di kota Pekanbaru kota bertuah.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru