Menu MBG Yang di Salurkan Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara, Diduga Tak Mencapai Nilai Rp10.000

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah awak media menemukan dugaan ketidak sesuaian antara nilai anggaran dan kualitas menu yang disajikan kepada siswa di Desa Pasir Bungur Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

 

Penelusuran dilakukan wartawan melalui pantauan langsung di mana menu yang dibagikan berupa 1, Susu gratis program MBG dan 1, Buah Apel hijau serta 1, Roti.

 

Berdasarkan penilaian harga bahan pokok di pasaran, menu tersebut diduga tidak mencapai nilai Rp10.000 per porsi, padahal program MBG dibiayai anggaran pemerintah yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah secara layak dan seimbang. Jum’at (30/01/26).

 

Salah seorang wali murid SDN menyampaikan. ”Saya melihat menu yang bawa pulang anak saya untuk hari libur sekolah. Kalau dihitung dari bahan menunya ada 3 macam yaitu, 1 Buah apel hijau dan 1 Susu merek Sekolah serta 1 Roti warung, jelas tidak sampai sepuluh ribu, paling sektor 7500 an,” ujarnya, yang enggan disebutkan namanya.

 

Kejadian tersebut menimbulkan dugaan kurangnya transparansi dalam pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut. Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Badan Gizi Nasional, segera melakukan evaluasi dan audit terhadap penyedia MBG yang bekerja sama dengan Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara.

 

Untuk sementara, saat awak media menghubungi Asisten Lapangan (Aslap) Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara, melalui pesan whatsApp, namun belum ada jawaban.

 

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih dalam upaya melakukan konfirmasi kepada Tim Pelaksana Institusi (TPI) terkait dugaan ketidaksesuaian menu dan mekanisme distribusi MBG, namun belum mendapatkan tanggapan resmi.

 

Program MBG seharusnya menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik, bukan justru menimbulkan tanda tanya dan kekecewaan publik akibat dugaan penyimpangan tersebut.

“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru