Program KDMP Dua Bulan Tak Rampung, Tanah yang Berserakan ke Jalan Picu Kekhawatiran Laka Lantas

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Banten, Kamis (12/02/2026)
Program KDMP yang telah berjalan selama kurang lebih dua bulan hingga kini belum menunjukkan progres signifikan. Kegiatan di lapangan masih sebatas pemerataan tanah, namun hal tersebut justru menimbulkan dampak baru yang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, material tanah hasil pengerukan dan pemerataan berserakan hingga ke badan jalan. Kondisi ini membuat jalan menjadi licin dan berbahaya, terutama saat musim hujan seperti saat ini. Para pengendara, khususnya pengendara roda dua, mengaku khawatir akan potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan yang tertutup lumpur.

“Kalau hujan turun, tanah ini licin sekali. Sudah beberapa kali motor hampir tergelincir. Kami sangat khawatir terjadi kecelakaan,” ujar salah seorang warga yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Warga menilai pelaksanaan program KDMP kurang memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan. Selain tidak adanya pembersihan rutin terhadap tanah yang tercecer, juga belum terlihat langkah pengamanan seperti rambu peringatan atau pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

Kondisi semakin diperparah dengan intensitas hujan yang tinggi. Aliran air hujan membawa tanah ke jalan utama, membuat permukaan aspal tertutup lumpur dan sulit dilalui. Warga berharap pihak pelaksana proyek segera mengambil langkah cepat dan tegas agar tidak menimbulkan korban.

Masyarakat meminta instansi terkait dan pelaksana program KDMP untuk segera mengevaluasi pekerjaan di lapangan, mempercepat penyelesaian proyek, serta memastikan kebersihan dan keselamatan jalan umum tetap terjaga. Mereka menegaskan bahwa pembangunan seharusnya membawa manfaat, bukan justru membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru