Jawaban SPPI Yayasan Darul Qur’an Mulia Tidak Komprehensif Ketika Dikonfirmasi,Terkait Temuan Menu dan Bahan Dilapangan.

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak. Viralnya terkait pemberitaan di media online sejumlah temuan di lapangan terkait kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak sesuai dari segi harga dan menu yang kurang di terima oleh warga penerima (3B), yaitu Pisang, Susu Sekolah dan Roti, yang direalisasikan oleh SPPG Yayasan Darul Qur’an Mulia yang berlokasi di Desa Gunubatu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak terkait menu dan harga yang menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak, Sabtu (21/02/2026).

 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk memastikan peserta didik menerima asupan gizi yang layak, sesuai standar harga dan kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Namun, berdasarkan hasil konfirmasi awak media kepada pihak SPPI Yayasan Darul Qur’an Mulia terkait penyaluran menu MBG, muncul dugaan bahwa pendistribusian menu dilakukan secara asal-asalan dan tidak mencerminkan standar gizi sebagaimana yang diamanatkan dalam program tersebut

 

Hingga saat ini, pihak SPPI Yayasan Darul Qur’an Mulia dinilai belum memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai sejumlah temuan tersebut.

 

Berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang dihimpun tim media online, ditemukan beberapa hal yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal maupun ketentuan yang berlaku dari Badan Gizi Nasional (BGN). Temuan tersebut meliputi aspek administrasi, pelaksanaan program, serta transparansi penggunaan anggaran dan menu.

 

Dikonfirmasi SPPI Yayasan Darul Qur’an Mulia “Alfi Zulkarnaini, menjelaskan secara tidak kompreshif, “justru saya bingung ada di daerah ini dan saya juga merasa tidak sesuai dengan apa yang ada di pikiran saya antara yayasan Darul Qur-an Mulia ini lanjut atau tidaknya, terkait menu keterlambatan dari suplayer dan juga dari pihak yayasan juga kurang sigap menyambut menu tersebut ketika datang kesini, “ucap SPPI pada Jum’at malam (20/02/2026).

 

Saat dikonfirmasi, pihak yayasan memberikan jawaban yang dinilai tidak masuk akal dan terkesan menghindar. Bahkan, pernyataan yang disampaikan seolah-olah menunjukkan bahwa program tersebut tidak menggunakan anggaran dari pemerintah, padahal secara umum MBG merupakan program yang dibiayai oleh negara untuk kepentingan masyarakat.

 

Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Transparansi penggunaan anggaran serta kualitas menu yang diberikan kepada siswa menjadi hal yang sangat penting, mengingat program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa.

 

Awak media meminta kepada pihak terkait, baik pengelola yayasan maupun instansi yang berwenang, untuk memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Pengawasan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG dinilai perlu dilakukan guna memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan peserta didik.

 

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci duduk persoalan maupun langkah konkret yang akan diambil untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

 

Sejumlah pihak mendorong agar SPPI Yayasan Darul Qur’an Mulia segera memberikan klarifikasi terbuka guna menjaga transparansi dan akuntabilitas publik. Mereka juga berharap adanya evaluasi menyeluruh agar kegiatan yang dijalankan dapat sesuai dengan aturan dan tujuan awal program yang di terapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru