Lebak – Kondisi bangunan di SMPN 9 Panggarangan diduga memprihatinkan dan kurang mendapat perhatian dalam hal pemeliharaan sarana dan prasarana. Beberapa bagian bangunan sekolah, termasuk dinding ruang kelas, terlihat lapuk dan tidak mendapatkan perbaikan secara berkala.SMPN 9 panggarangan desa Sindangratu kecamatan panggarangan kabupaten Lebak provinsi Banten 24/02/2026.
Selain itu, fasilitas WC untuk kebutuhan siswa dilaporkan tidak terawat hingga akhirnya ambruk dan tidak dapat digunakan. Kondisi tersebut tentu sangat mengganggu kenyamanan serta kesehatan para siswa dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah pihak mempertanyakan alokasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, mengingat setiap satuan pendidikan pada umumnya menerima anggaran operasional untuk menunjang kebutuhan dasar, termasuk perawatan fasilitas.
Terkait pemeliharaan sarana dan prasarana di SMPN 9 Panggarangan, khususnya fasilitas WC untuk kebutuhan siswa, awak media telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMPN 9 panggarangan.
Dalam keterangannya, Kepala Sekolah yang akrab disapa “Dayat” menyampaikan bahwa apabila ada siswa yang hendak buang air kecil dan rumahnya berdekatan dengan sekolah, dipersilakan untuk pulang ke rumah.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa untuk perawatan seperti pengecatan fasilitas sekolah saat ini belum dilakukan.ungkap Dayat”
Pernyataan tersebut menuai perhatian, mengingat fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan dasar siswa dalam menunjang kenyamanan dan kesehatan di lingkungan sekolah. Diharapkan pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi dan pembenahan sarana prasarana, khususnya fasilitas WC, agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan layak.
Diharapkan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya dan mengambil langkah cepat perbaikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
Transparansi penggunaan anggaran juga dinilai penting agar tidak menimbulkan dugaan serta polemik di tengah masyarakat.
“Tri/Rudi”










