Diduga Kurangi Harga, Dapur MBG Penyaluran Menu MBG Kering di SDN Desa Cijengkol Disorot.

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SDN yang berada di Desa Cijengkol kembali menjadi sorotan. Pasalnya, menu MBG kering yang didistribusikan untuk jatah tiga hari diduga tidak sesuai dengan standar harga dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sejumlah orang tua siswa di Kecamatan Cilograng meminta kepada pihak Badan Gizi Nasional (BGN) agar segera melakukan tindakan tegas terhadap pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah desa cijengkol Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten.25/02/2026.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan bahwa pendistribusian menu MBG di beberapa sekolah didesa cijengkol diduga tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan serta belum memenuhi standar gizi sebagaimana aturan yang berlaku dalam program pemerintah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dilapangan, paket MBG kering yang diterima siswa untuk tiga hari, Senin Selasa,Rabu,dinilai mengalami pengurangan dari sisi kualitas maupun kuantitas. Beberapa pihak menduga terdapat penyesuaian harga yang tidak transparan dalam proses pengadaan dan pendistribusian menu tersebut.

Program MBG sendiri merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus mengacu pada petunjuk teknis serta standar harga dan komposisi gizi yang telah ditentukan,keluhan terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka selama tiga hari berturut-turut, yakni Senin, Selasa, dan Rabu.

Menurut keterangan para orang tua, menu MBG yang dibagikan didominasi makanan kering dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan maupun standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional sebagai penanggung jawab program MBG.

Para orang tua mempertanyakan kesesuaian menu tersebut dengan tujuan utama program MBG yang dicanangkan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi siswa. Mereka berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pihak penyedia dan pengelola dapur MBG agar distribusi makanan benar-benar sesuai dengan aturan dan anggaran yang telah ditetapkan.

“Kami tidak menolak programnya, karena ini sangat membantu. Tapi tolong kualitas dan gizinya diperhatikan. Jangan sampai program bagus ini justru tidak tepat sasaran,” jangan dijadikan ajang untuk merauk keuntungan pribadi,ujar salah satu orang tua siswa.

Orang tua siswa berharap agar pihak BGN segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur MBG, yang bertanggung jawab atas distribusi di Desa Cijengkol. Transparansi anggaran dan keterbukaan informasi dinilai penting agar program yang menyangkut kebutuhan gizi anak-anak ini benar-benar tepat sasaran,pengawasan diperketat guna memastikan tidak ada praktik pengurangan kualitas ataupun nilai anggaran dalam penyaluran menu MBG, terutama untuk paket kering yang didistribusikan untuk beberapa hari sekaligus.

Hingga berita ini dirilis, wartawan Utamapos masih berupaya untuk konfirmasi ke pengelola dapur MBG yang menyalurkan ke SDN yang ada didesa cijengkol, untuk memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru