Aktivitas wisata di kawasan Goa Langir diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu sebagai ajang pungutan liar (pungli) berkedok biaya parkir dan tiket masuk wisata

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Sejumlah pengunjung mengeluhkan adanya pungutan yang tidak transparan serta tidak sesuai dengan ketentuan resmi, sehingga menimbulkan keresahan dan merugikan wisatawan. Praktik ini diduga mencoreng citra destinasi wisata yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengunjung wisata goa langir desa Sawarna induk kecamatan Bayah kabupaten Lebak provinsi Banten.24/03/2026.

 

Padahal, Pemerintah Provinsi Banten telah menegaskan melalui kebijakan “Siaga Wisata” bahwa seluruh pengelola destinasi wisata dilarang keras melakukan pungli serta wajib memberikan informasi tarif secara jelas dan transparan kepada pengunjung.

 

Dengan adanya dugaan pungli ini, masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Banten, segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap oknum yang terlibat, guna menjaga kepercayaan publik serta meningkatkan kenyamanan sektor pariwisata di wilayah Banten.

 

Pengunjung wisata Goa Langir meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polda Banten untuk segera turun tangan menindak dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan wisata tersebut.

 

Sejumlah pengunjung mengaku resah dengan adanya pungutan yang tidak jelas dasar hukumnya, baik yang berkedok biaya parkir maupun tiket masuk. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat serta mencoreng citra pariwisata daerah.

 

Para pengunjung berharap pihak berwenang tidak tinggal diam dan segera melakukan penelusuran serta penindakan tegas terhadap oknum yang terlibat. Transparansi dan pengelolaan yang sesuai aturan sangat dibutuhkan agar wisata Goa Langir tetap nyaman, aman, dan terpercaya bagi masyarakat.

 

Selain itu, pengelola wisata diminta untuk lebih profesional dan bertanggung jawab, serta memastikan seluruh pungutan sesuai dengan aturan.

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru