ROKAN HILIR,utamapost.com | Direktur Utama BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Yusuf Muji Sutrisno, ST, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Rokan Hilir atas terganggunya operasional SPBU Batu Empat selama masa libur Lebaran.
Yusuf menjelaskan bahwa terhentinya pelayanan SPBU tersebut disebabkan oleh masalah internal pada manajemen lama. Berdasarkan temuan Direktur Keuangan, terdapat penggunaan modal kerja yang tidak sesuai peruntukannya.
“Kami menyadari kenyamanan masyarakat terganggu saat momen Lebaran. Kami sampaikan permohonan maaf. Masalah utamanya adalah modal kerja yang seharusnya untuk perputaran pembelian BBM justru digunakan untuk hal lain, sehingga dana tidak cukup untuk pemesanan (DO) BBM selanjutnya,” ujar Yusuf.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihak direksi telah mengambil langkah-langkah strategis:
1. Instruksi Bupati: Melalui arahan cepat Bupati Rohil, PT SPRH diminta segera mengoperasikan kembali SPBU dalam waktu 1×24 jam guna melayani masyarakat.
2. Audit Manajemen: Manajer lama diinstruksikan segera melakukan cash opname dan menyerahkan laporan pertanggungjawaban langsung kepada Direksi dan Bupati.
3. Efisiensi Operasional: Berdasarkan saran dari Komisi B DPRD Rohil, manajemen akan melakukan penghematan biaya operasional, termasuk rasionalisasi atau pemberhentian beberapa karyawan.
4. Dialog Sektor Nelayan: Pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD, direksi akan memanggil kelompok nelayan untuk berdiskusi mengenai kebutuhan BBM sebelum mengambil keputusan final dalam rapat direksi dan komisaris.
Yusuf menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan perbaikan total agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.tutup yusuf.(ibr)










