Kabid Humas DPW LIRA Provinsi Riau: Dampak Hoaks di Indonesia Sudah Sangat Nyata dan Berbahaya

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Kabid Humas DPW LIRA Provinsi Riau: Dampak Hoaks di Indonesia Sudah Sangat Nyata dan Berbahaya

Riau –  Penyebaran narasi dan pemberitaan hoaks yang semakin masif di tengah masyarakat dinilai telah masuk dalam kategori membahayakan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Bidang Humas DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Riau, Rial Akbar, saat diwawancarai di Hotel Premier, Kota Pekanbaru, pada Rabu, 29 April 2026.

Menurutnya, penyebaran kabar bohong alias hoaks di Indonesia telah menyebar secara masif ke seluruh lini kehidupan masyarakat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan sepele.

Ketua Bidang Humas DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Riau, Rial Akbar ,menegaskan bahwa dampak hoaks di Indonesia sudah sangat nyata dan berbahaya. Kabar bohong yang beredar bebas telah terbukti mampu memicu konflik horizontal di tengah masyarakat dan tidak menutup kemungkinan berujung pada jatuhnya korban nyawa. “Dampak hoaks di Indonesia telah memicu konflik horizontal, tidak tutup kemungkinan sering terjadinya menelan korban nyawa,” tegas Rial.

Dalam kesempatan tersebut, Rial menyampaikan pernyataannya dengan mengangkat tema “Stop Hoaks: Literasi Media untuk Bangun Budaya Internet Sehat.” Ia menjelaskan bahwa kemajuan digitalisasi yang pesat di tengah masyarakat memang telah mengubah cara hidup, bekerja, dan berkomunikasi menjadi lebih modern dan efisien. Adopsi teknologi digital di Indonesia yang terus meningkat signifikan telah memicu pertumbuhan ekonomi dan mempermudah seluruh lapisan masyarakat dalam mengakses informasi secara global. Namun di balik kemudahan itu, pintu masuk hoaks pun terbuka semakin lebar.

Rial merinci sejumlah dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyebaran hoaks secara masif. Kabar bohong dinilai telah memicu kegaduhan di tengah masyarakat, menumbuhkan rasa curiga dan kebencian terhadap kelompok tertentu, menyebarkan informasi palsu yang berpotensi mempengaruhi kebijakan publik, hingga menciptakan kegaduhan di antara sesama jurnalis yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyaring dan menyajikan informasi yang benar dan terverifikasi.

Rial Akbar berharap seluruh masyarakat di Provinsi Riau untuk lebih bijak dalam memilah informasi yang diterima dan menghentikan kebiasaan membagikan berita yang belum jelas kebenarannya. Ia secara khusus meminta masyarakat untuk tidak serta-merta menyebarkan informasi yang hanya diperoleh melalui cara salin-tempel atau dari narasumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Jadilah masyarakat yang cerdas dalam memilih, melihat, membaca, serta mendengar berita. Karena dampaknya sangat sensitif, apalagi yang bersifat provokasi dan memecah belah kesatuan di tengah masyarakat,” pungkas Rial Akbar.

Seruan Rial Akbar ini sejalan dengan semangat yang tertuang dalam posternya yang beredar luas , Saring sebelum sharing. Informasi benar adalah benteng kita. Bijak hari ini, selamatkan negeri esok hari. Di tengah derasnya arus informasi digital yang tidak selalu dapat dipercaya, literasi media menjadi tameng terpenting yang harus dimiliki oleh setiap warga negara agar tidak mudah terprovokasi dan terjebak dalam perangkap hoaks yang terus mengintai.tutupnya

Sumber : Humas DPW Pemuda Lira Prov. Riau

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru