Program Ketapang yang Dikelola BUMDes di Kecamatan Cilograng Diduga Tidak Sesuai Fakta di Lapangan.

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dikelola oleh sejumlah BUMDes di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, diduga tidak berjalan sesuai dengan kondisi fakta di lapangan. Dugaan tersebut muncul setelah adanya temuan dan informasi dari masyarakat terkait pengelolaan anggaran untuk penanaman jagung serta pengadaan hewani yang dinilai tidak sesuai realisasi.08/05/2026.

 

Program Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk penanam jagung yang mengaku memiliki luas lahan 2 hektare diduga tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dugaan tersebut mencuat setelah hasil panen jagung dinilai tidak maksimal dan menuai pertanyaan dari sejumlah pihak.

 

Kurangnya pengawasan terhadap pengelolaan dana Ketapang yang dikelola BUMDES diduga menjadi salah satu penyebab tidak optimalnya program tersebut. Masyarakat berharap adanya transparansi dan evaluasi menyeluruh agar anggaran yang bersumber dari program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh petani.

 

Beberapa warga menyebutkan bahwa program penanaman jagung yang seharusnya menjadi bagian dari ketahanan pangan desa diduga tidak berjalan maksimal. Selain itu, pengadaan hewani yang bersumber dari anggaran Ketapang juga diduga tidak sesuai dengan jumlah maupun kondisi yang telah direncanakan sebelumnya.

 

Masyarakat meminta pihak terkait, baik pemerintah desa, BUMDes, maupun instansi pengawasan agar segera turun tangan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana Ketapang tersebut. Transparansi dan keterbukaan dinilai penting agar tidak menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran yang dapat merugikan masyarakat desa.

 

“Program Ketapang ini seharusnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau memang ada dugaan ketidaksesuaian, maka perlu ada klarifikasi dan pemeriksaan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola BUMDes maupun pihak terkait di Kecamatan Cilograng belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Publik mendesak adanya audit dan pengawasan agar program ketahanan pangan berjalan sesuai tujuan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa.

 

Bersambung……

 

Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru