Pembangunan Gedung SMPN 3 Cisolok Satu atap Diduga Gunakan Besi 10 mm dan Pekerja Tidak Dilengkapi APD.

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Proyek pembangunan gedung sekolah SMPN 3 Cisolok Satap diduga menggunakan material besi ukuran 10 mm serta para pekerja di lapangan tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja.

Pantauan di lokasi proyek yang berada di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.menimbulkan sorotan dari masyarakat terkait spesifikasi material yang digunakan dan penerapan keselamatan kerja bagi para pekerja proyek.

 

Saat dikonfirmasi, Asep menyampaikan bahwa penggunaan material besi ukuran 10 tersebut merupakan instruksi dari pihak kepala sekolah.

“Penggunaan material besi 10 itu instruksi kepala sekolah,” ujar Asep saat dikonfirmasi.

 

Selain itu, para pekerja proyek juga terlihat tidak menggunakan perlengkapan APD seperti helm proyek, rompi keselamatan, maupun perlengkapan pelindung lainnya yang seharusnya menjadi standar dalam pekerjaan konstruksi.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah Tian Maulana, S.Pd., belum dapat dimintai keterangan resmi terkait penggunaan material besi berukuran 10 mm pada pembangunan gedung sekolah tersebut.

 

Pihak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan lebih lanjut terkait kesesuaian penggunaan material dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

 

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap pelaksanaan pembangunan gedung sekolah tersebut agar sesuai dengan RAB dan standar keselamatan kerja yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru