Aktivis Pares adhara angkat suara terkait Tuis perizinan tugas dan poko pungsi yang berkaitan dengan pelayanan pemberian izin,kepda orang atau badan hukum,oleh Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) PT NKE di duga masih di pertanyakan perizinannya. Tegas nya
Ketua umum Forum Aktivis Pemuda Banten pares adhara meminta kepada Bagian kesatuan pemangkuan hutan (BKPH), Kesatuan pemangkuan hutan (KPH ) ,Unit pelaksana teknis (UPT),di bawah kemntrian kehutanan (KLHK) segera turun ke loksi periksa perizinannya,segera informasikan kepad publik harus transparan ; ujarnya
Menurut pares PT NKE adalah perusahaan kontraktor umum swasta berskala besar di Indonesia yang berfokus pada proyek konstruksi bangunan (gedung, perkantoran) dan teknik sipil (infrastruktur, irigasi, jalan, landasan pacu)
Dengan beraktivitas nya PT NKE di wilayah cilograng di duga berdampak kepada masyarakat sekitar,jalan hancur dan kotor, alam rusak, Aktivis pares adhara meminta kepada pemeritah kabupaten Lebak, H. Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya agar hadir di tengah-tengah masyarakat sekitar yang terkena dampak di duga akibat perusahaan tersbut
Pares adhara juga menyoroti sumber daya alam (SDA) di kabupaten Lebak cukup kaya,
Di kepimpipinan Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya,pares meminta kepada bupati kab Lebak agar segera mengintruksikan jajaran nya agar menyeluruh periksa semua usaha tambang di kab lebak,periksa IUP/IUPK nya pastikan perusahan tambang di kab lebak memiliki izin usaha nya dan hasil pemeriksaan perizinannya seger informasikan kepada publik; tutup pares adhara










