Aktivitas Mobil Pelangsir Solar di SPBU Jalan Durian Pekanbaru Diduga Gunakan Plat Palsu dan Ganggu Lalu Lintas

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Aktivitas Mobil Pelangsir Solar di SPBU Jalan Durian Pekanbaru Diduga Gunakan Plat Palsu dan Ganggu Lalu Lintas

Pekanbaru – Sejumlah mobil pelangsir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diduga melakukan pembelian secara bolak-balik di SPBU dengan nomor 14.281.629 yang terletak di Jalan Durian, Kota Pekanbaru. Dugaan kerja sama antara pihak SPBU dengan para pelangsir semakin kuat setelah aktivitas pengisian BBM yang tidak wajar ini terpantau oleh awak media.

Kendaraan pelangsir yang terdiri dari berbagai jenis seperti Kijang Krista, Panther, Fortuner, Pajero, dan lainnya, tampak rutin mengantri pengisian BBM subsidi. Setelah mengisi, mobil-mobil tersebut keluar SPBU dengan seolah-olah meninggalkan lokasi, namun kemudian berputar arah dan kembali mengantre untuk pengisian ulang. Praktik ini diduga dilakukan demi mengakumulasi BBM subsidi secara besar-besaran, merugikan negara melalui penyimpangan subsidi yang dijual kembali dengan harga lebih tinggi ke industri.

Lebih parah, ada indikasi para pelangsir menggunakan plat nomor polisi palsu. Awak media menemukan sejumlah kendaraan dengan nomor plat depan dan belakang yang tidak sama, menambah dugaan pelanggaran serius dalam distribusi BBM subsidi tersebut.

Jalan Durian yang dianggap sempit dan cuma satu jalur, armada pelangsir yang mengantri hingga mengular ke jalan raya, membuat lalu lintas di depan SPBU sering mengalami kemacetan. Para pengguna jalan juga kerap membunyikan klakson sebagai tanda ketidaksabaran terhadap lalu lintas yang tidak lancar.

“Saya sering lewat disini siang hari, mobil antri hingga ke jalan membuat jalan jadi sempit,” ujar salah seorang pengguna jalan dengan kesal.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi dan meminta klarifikasi, salah seorang karyawan SPBU menyampaikan bahwa pengawas yang bernama Eko sudah pulang dan tidak dapat ditemui. Upaya menghubungi Eko melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak mendapat respons hingga berita ini ditayangkan.

Masyarakat berharap aparat berwenang segera turun tangan menindak praktik pembelian BBM bersubsidi yang diduga ilegal ini demi menjaga ketertiban dan keadilan bagi pengguna jalan dan konsumen secara umum.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan
Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian
Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:25 WIB

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan

Minggu, 8 November 2026 - 07:06 WIB

Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Berita Terbaru