Atas Desakan Mahasiswa, Akhirnya Bupati Lebak Temui Pendemo, King Naga: Seharusnya Tak Perlu Ada Desakan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Selasa (2/12/2025)

Gelombang kritik mahasiswa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lebak semakin membesar. Ratusan Kumpulan Mahasiswa Lebak ( KUMALA ) dari berbagai kampus di Lebak menggelar aksi unjuk rasa sejak pagi di halaman Kantor Pemkab, menuntut jawaban atas sejumlah persoalan publik, mulai dari transparansi anggaran, pemerataan pembangunan desa-kota, hingga peningkatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.

 

Aksi yang sempat berjalan tegang tersebut menjadi sorotan publik Kota Lebak dan sekitarnya. Mahasiswa menyampaikan bahwa terlalu banyak janji pembangunan yang tidak berjalan maksimal, sementara kondisi sosial ekonomi masyarakat masih jauh dari sejahtera. Yel-yel dan spanduk berisi kritik dilantangkan sebagai bentuk peringatan kepada pemerintah agar lebih peka terhadap suara rakyat.

 

Setelah lebih dari satu jam desakan dilakukan, Bupati akhirnya keluar menemui langsung para demonstran. Kemunculan Bupati di hadapan massa aksi disambut dengan teriakan dukungan sekaligus ekspektasi besar agar pemerintah tidak lagi mengabaikan kebutuhan masyarakat. Dialog singkat pun terjadi di tengah pengawalan aparat keamanan.

 

Meski demikian, langkah Bupati dinilai terlambat oleh salah satu tokoh masyarakat Lebak yang dikenal luas dengan julukan King Naga. Menurutnya, pemerintah semestinya membuka komunikasi sejak awal, bukan menunggu massa turun ke jalan.

 

“Seharusnya tak perlu ada desakan. Pemerintah itu bekerja untuk rakyat, dialog terbuka mestinya dilakukan sejak awal, bukan ketika massa sudah memenuhi halaman kantor pemerintah,” tegas King Naga.

 

Lebih lanjut ia menyebut mahasiswa memiliki peran penting dalam demokrasi.

 

“Mahasiswa itu penjaga kritis bangsa. Kalau mereka turun, itu tanda ada masalah yang menumpuk dan tak kunjung diselesaikan,” ujarnya.

 

Kini, publik menantikan apakah hasil dialog ini akan ditindaklanjuti secara konkret. King Naga mengingatkan agar pemerintah tidak memberikan janji yang hanya meredam situasi sesaat.

 

“Yang rakyat butuhkan kepastian dan kinerja nyata. Jangan tunggu rakyat marah baru bergerak,” tutupnya..

 

Rudi

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru