BBM Langka Saat Lebaran, LSM KPK RI Rohil Desak Bupati Aktifkan SPBU BUMD

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAGANSIAPIAPI,utamapost.com|Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di pusat kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), memicu kemarahan warga, terutama di tengah momen Hari Raya Lebaran 2026. Antrean panjang yang mengular hingga ke bahu jalan membuat aktivitas warga terganggu, sementara harga BBM di tingkat eceran melambung tinggi hingga Rp25.000 per liter.

Menyikapi krisis ini, Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (LSM KPK RI) Kabupaten Rokan Hilir menyoroti tajam kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil. Ketua LSM KPK RI Rohil, Junaidi S., mendesak Bupati Rokan Hilir segera mengambil langkah taktis dengan mengaktifkan kembali SPBU milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini dalam keadaan “mati suri” atau tidak beroperasi.

“Ini momen Lebaran, kebutuhan BBM meningkat drastis. Sangat ironis jika masyarakat harus mengantre berjam-jam bahkan kesulitan mendapatkan BBM, sementara kita punya SPBU BUMD yang justru tidak berfungsi. Kami desak Bupati segera bertindak, aktifkan kembali SPBU BUMD tersebut,” ujar Junaidi S. dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Menurut Junaidi, krisis ini terjadi karena ketergantungan pada satu-satunya SPBU yang beroperasi di Jalan Bintang, Bagansiapiapi. Ketidakmampuan satu SPBU melayani lonjakan warga luar dan aktivitas warga lokal menyebabkan antrean yang mengular panjang.

Lebih lanjut, Junaidi menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat menengah ke bawah. Akibat kelangkaan, warga terpaksa membeli minyak eceran dengan harga yang fantastis, berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per liter.

“Masyarakat Bagansiapiapi sudah cukup menderita dengan antrean panjang dan harga eceran yang mencekik. Jika SPBU BUMD diaktifkan, ini akan sangat membantu memecah antrean dan menjamin pasokan BBM untuk warga. Jangan biarkan BUMD ‘mati suri’ di saat masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Kebijakan dalam pimpinan

LSM KPK RI Rohil menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada solusi konkret dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir agar kelangkaan BBM tidak kembali terulang dan roda ekonomi warga kembali normal.tegasnya.(redaksi)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terbaru