3 Juli 2026 LEBAK – Pembangunan betonisasi Jalan Kabupaten ruas Cirangga–Simpang di Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, mendapat apresiasi dari masyarakat. Proyek yang saat ini masih berlangsung dinilai menunjukkan progres yang baik, sekaligus diharapkan mampu menghadirkan manfaat jangka panjang bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Rekonstruksi Jalan Leuwidamar–Pasarkupa yang dikerjakan oleh CV. Abida Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp6.152.567.000. Proyek ini bersumber dari APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Bagi masyarakat, khususnya warga Baduy, keberadaan jalan yang lebih baik menjadi harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan. Infrastruktur yang memadai diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memangkas biaya transportasi, serta membuka akses yang lebih luas menuju pusat-pusat ekonomi.
Salah seorang warga Baduy mengaku merasakan dampak positif dari pembangunan tersebut.
“Kami sangat bersyukur jalan sudah mulai bagus. Hasil bumi kami lebih mudah dibawa ke luar sehingga nilai jualnya lebih baik. Kalau ada warga yang sakit juga lebih cepat dibawa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.
Selain mendukung aktivitas perekonomian, betonisasi jalan ini juga dinilai penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Leuwidamar.
Tokoh masyarakat berharap seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan infrastruktur yang kokoh, tahan lama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Pembangunan jalan ini menjadi salah satu bentuk investasi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas kawasan pedesaan. Dengan akses transportasi yang semakin baik, masyarakat berharap roda perekonomian di wilayah Leuwidamar semakin berkembang, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga, termasuk masyarakat adat Baduy, melalui infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Tri










