BPS Genjot Sensus Ekonomi 2026, Pusat Grosir Cirebon Jadi Barometer Denyut Perdagangan Kota Udang

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com – Badan Pusat Statistik (BPS) terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi dunia usaha di Indonesia.

Kali ini, pendataan difokuskan pada para pelaku usaha yang masih aktif beroperasi di Pusat Grosir Cirebon (PGC), salah satu pusat perdagangan strategis di Kota Cirebon.

Kegiatan pendataan menyasar tenant yang masih beroperasi di lantai 2 dan lantai 3 PGC. Para petugas mendatangi setiap pelaku usaha secara langsung untuk melakukan wawancara dan menghimpun berbagai informasi yang menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi nasional.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Cirebon, Samiran, mengatakan bahwa PGC merupakan pusat perbelanjaan kedelapan yang menjadi lokasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon.

Menurutnya, proses pendataan berlangsung dengan lancar berkat dukungan para pelaku usaha yang bersikap kooperatif dan memberikan informasi secara terbuka kepada petugas sensus.

“Sebanyak lima tim diterjunkan. Masing-masing tim terdiri dari tiga petugas yang melakukan pendataan secara langsung kepada para pelaku usaha,” ujar Samiran.

Dalam pelaksanaannya, petugas menghimpun berbagai data penting, mulai dari besaran omzet usaha, biaya operasional, jumlah tenaga kerja, hingga profil dan karakteristik usaha yang dijalankan.

Seluruh informasi tersebut menjadi bagian penting dalam memotret kondisi riil sektor usaha, khususnya perdagangan di Kota Cirebon.

Samiran menegaskan, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung penyusunan program pemberdayaan pelaku usaha di masa mendatang.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, aktivitas perdagangan di PGC masih menunjukkan daya tahan yang cukup baik. Saat ini tercatat sekitar 10 tenant masih aktif beroperasi di lantai 3, sementara di lantai 2 terdapat sekitar 50 tenant yang tetap menjalankan aktivitas usahanya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS berharap tersedianya data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya dapat menjadi fondasi dalam memperkuat perencanaan pembangunan ekonomi, meningkatkan daya saing sektor usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Cirebon maupun secara nasional.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru