Dapur MBG Mandiri SPPG Win’s Catering Berdampingan Kandang Ayam Aktif; Diduga Ada Permainan Jual Beli SK dari Yayasan.

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 01/07/ 2026 — Sebuah dapur mitra penyedia layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) bernama Dapur Mandiri SPPG Win’s Catering diketahui beroperasi di lokasi yang berdampingan langsung dengan kandang ternak ayam yang masih aktif digunakan. Selain masalah lokasi yang dikhawatirkan tidak memenuhi standar kesehatan, muncul pula dugaan adanya praktik jual beli Surat Keputusan (SK) kemitraan yang melibatkan pihak yayasan.

Berdasarkan data yang dihimpun, dapur ini tercatat atas nama Pak Haji Yadin, memiliki kode kemitraan BGN: ZAQRHM, dan beralamat lengkap di Jalan Raya Tapos, Kampung Cekdam, RT 004/RW 003, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Warga sekitar dan pengamat program pangan menyampaikan kekhawatiran serius terkait keberadaan kandang ayam yang berada sangat dekat dengan area pengolahan makanan. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi menimbulkan pencemaran bakteri, bau tidak sedap, serta potensi masuknya hama atau kotoran hewan ke dalam proses pengolahan makanan — hal yang jelas melanggar standar keamanan pangan yang ditetapkan untuk program layanan konsumsi masyarakat.

Tidak hanya masalah lokasi, muncul dugaan adanya transaksi tidak wajar terhadap dokumen resmi kemitraan. Diduga Surat Keputusan awal yang diterbitkan atas nama Yayasan Sirojussa’dah Karunia dialihkan kepemilikan atau penggunaannya kepada pihak pengelola dapur dengan mekanisme yang tidak transparan dan diduga melibatkan unsur jual beli. Jika terbukti, hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap ketentuan administrasi dan etika kemitraan program MBG.

Sampai berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur maupun pengurus Yayasan Sirojussa’dah Karunia belum memberikan tanggapan resmi terkait kedua isu tersebut. Masyarakat dan pengawas berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan sanitasi lokasi serta verifikasi keabsahan dokumen kemitraan.

Apabila ditemukan pelanggaran, pihak berwenang diharapkan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku demi menjamin keamanan, kualitas makanan, dan integritas program Makanan Bergizi Gratis yang menjadi hak masyarakat.

Catatan: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diterima and fakta and kebenaran bisa dipertanggung jawabkan.

“Tri/Red”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru