“Di-Prank” Ala Pejabat? Ketua GMBI Lebak Meledak: Ini Bukan Dagelan, Ini Tamparan untuk Pemerintahan!

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Pernyataan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, yang mengaku merasa “di-prank” atas kedatangan rombongan Bupati ke rumah pribadinya memantik kritik tajam. Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, menilai peristiwa ini sebagai “tamparan keras” bagi wibawa pemerintahan daerah.

 

Ia menegaskan bahwa penggunaan istilah “prank” oleh pejabat publik bukan hanya tidak pantas, tetapi juga mencerminkan buruknya komunikasi di level elit.

 

“Kalau benar seorang Wakil Bupati bisa ‘diprank’, itu bukan lucu—itu memalukan! Ini pemerintahan, bukan panggung hiburan. Jangan bawa-bawa istilah receh untuk menutupi kekacauan koordinasi,” tegas King Naga dengan nada tinggi.

Sabtu (04/04/2026)

 

Sindiran Keras soal Tata Krama

 

King Naga menyindir keras pihak yang diduga membawa rombongan tanpa pemberitahuan jelas. Menurutnya, tindakan tersebut terkesan seperti “aksi nekat tanpa etika” yang mencederai tata krama birokrasi.

 

“Apa ini? Bupati dibawa seperti tamu tak diundang, lalu Wakil Bupati dibuat kaget di rumahnya sendiri? Ini bukan sekadar miskomunikasi, ini kacau balau! Kalau begini cara kerjanya, bagaimana rakyat mau percaya?” serangnya.

 

Dugaan Borok Internal

 

Kejadian ini dinilai membuka borok internal yang selama ini mungkin ditutup rapat. King Naga menduga adanya pola komunikasi yang tidak sehat dan minim transparansi di lingkaran kekuasaan Kabupaten Lebak.

 

“Jangan-jangan ini bukan kejadian pertama. Publik patut curiga—ada apa sebenarnya di balik layar? Jangan sampai rakyat cuma disuguhi drama, sementara substansi pemerintahan amburadul,” lanjutnya.

 

Desakan Klarifikasi

 

Ia mendesak semua pihak yang terlibat untuk segera buka suara secara jujur dan tidak saling lempar tanggung jawab. Menurutnya, klarifikasi setengah-setengah hanya akan memperkeruh suasana.

 

“Jangan berlindung di balik kata ‘silaturahmi’ kalau caranya seperti ini. Silaturahmi itu ada adab, ada etika, bukan main seruduk saja. Kalau begini, wajar kalau publik menilai ini bukan silaturahmi, tapi settingan yang gagal total,” pungkasnya.

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru