Diduga Dampak Aktivitas Perusahaan Tambang Emas, Sejumlah Kampung Didesa Cihaur Terendam Banjir.

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Aktivitas perusahaan tambang emas diduga menjadi penyebab terjadinya banjir di sejumlah kampung, di antaranya Kampung Ciengang, Cikondang, dan Cipari.Desa Cihaur kecamatan simpenan kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat.18/12/2025.

Dugaan tersebut muncul akibat adanya pembendungan aliran air yang dilakukan oleh pihak perusahaan, sehingga aliran air tidak berjalan normal dan meluap ke permukiman warga.

Akibat kejadian tersebut, masyarakat setempat mengalami kerugian yang cukup besar. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan lahan pertanian dan sumber penghidupan masyarakat.

Warga berharap pihak pemerintah, mulai dari kepala desa, kecamatan, hingga kabupaten, dapat bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Terlebih apabila izin pertambangan telah diberikan oleh instansi terkait, maka pengawasan dan evaluasi terhadap aktivitas perusahaan harus dilakukan secara serius.

Namun, apabila pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten tidak pernah memberikan izin terhadap perusahaan tambang tersebut, masyarakat meminta agar aparat pemerintah bertindak lebih tegas. Penindakan diperlukan demi melindungi warga yang terdampak dan mencegah terulangnya bencana banjir yang merugikan masyarakat.

Masyarakat mendesak agar segera dilakukan peninjauan lapangan, evaluasi perizinan, serta langkah konkret untuk mengatasi dampak banjir yang telah terjadi.

Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), serta pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, agar segera bertindak tegas terhadap oknum perusahaan tambang emas yang diduga melakukan pelanggaran dan merugikan masyarakat luas.

Desakan tersebut juga ditujukan kepada oknum-oknum yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan telah merugikan masyarakat, mulai dari kerusakan lingkungan hingga terganggunya mata pencaharian warga.

Masyarakat berharap tidak ada pembiaran dan penegakan hukum dilakukan secara adil, transparan, serta tanpa pandang bulu. Jika terbukti melanggar aturan, para pelaku diminta untuk bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
‘”Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru