Diduga Emosi Membeludak Usai Dikonfirmasi Media, Pengelola Yayasan Al Kautsar Mengamuk dan Ancam Pecat Guru, Etika Pendidik Dipertanyakan

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Rabu (28/01/2026)

Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Al Kautsar semakin memanas. Selain dugaan pemotongan dana bantuan siswa sebesar Rp200.000 per siswa, kini muncul dugaan perilaku tidak pantas dari pengelola sekolah setelah dikonfirmasi oleh awak media.

 

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber terpercaya, pengelola Yayasan Al Kautsar diduga bereaksi emosional saat mengetahui adanya konfirmasi media terkait kasus tersebut. Pengelola tersebut dikabarkan mengamuk, melontarkan kata-kata dengan nada keras, bahkan mengancam akan memecat guru-guru yang dianggap menjadi sumber informasi.

 

Sikap ini dinilai tidak mencerminkan etika seorang pendidik maupun pengelola lembaga pendidikan, yang seharusnya menjunjung tinggi nilai keteladanan, profesionalitas, dan keterbukaan terhadap kritik publik.

 

Sebelumnya, tiga orang awak media mendatangi sekolah untuk klarifikasi resmi. Kepala Sekolah SMK Al Kautsar menegaskan tidak mengetahui adanya pemotongan dana PIP dan tidak pernah menginstruksikan pemungutan dana sebesar Rp200.000 dari siswa.

 

Namun pasca konfirmasi tersebut, muncul dugaan tekanan internal di lingkungan sekolah, di mana guru-guru disebut menjadi sasaran kemarahan pengelola. Ancaman pemecatan dan ucapan bernada tinggi memunculkan dugaan upaya intimidasi agar persoalan ini tidak mencuat ke publik.

 

Jika benar terjadi, tindakan tersebut tidak hanya mencederai dunia pendidikan tetapi juga berpotensi melanggar hukum dan aturan ketenagakerjaan, serta bertentangan dengan:

 

– Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menjamin perlindungan profesi guru dari intimidasi.

 

– Kode Etik Pendidik, yang menekankan sikap santun, profesional, dan beradab.

 

– Prinsip kebebasan pers, apabila ancaman tersebut berkaitan dengan upaya menghalangi kerja jurnalistik.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SMK Al Kautsar belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan sikap emosional dan ancaman terhadap guru-guru. Awak media tetap membuka ruang hak jawab demi keberimbangan informasi.

 

Publik mendesak Dinas Pendidikan, yayasan terkait, serta aparat penegak hukum untuk tidak hanya mengusut dugaan pemotongan dana PIP, tetapi juga menyelidiki dugaan intimidasi internal yang dapat merugikan tenaga pendidik dan menciptakan iklim ketakutan di lingkungan sekolah.

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru