Padang – Utamapost. Suasana belajar di MAN 3 Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mendadak berubah mencekam setelah terjadi ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di salah satu ruang kelas 3 IPS saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Dentuman keras yang terdengar membuat siswa dan guru panik hingga berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara itu, kerugian materi akibat ledakan masih dalam proses pendataan oleh pihak sekolah.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim gabungan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumatera Barat bersama personel Polresta Padang segera mendatangi lokasi. Petugas langsung melakukan sterilisasi area, memasang garis polisi, serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lainnya.
Hingga Selasa sore, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP dan penyelidikan secara intensif. Polisi mendalami jenis bahan peledak yang diduga digunakan, asal-usul benda tersebut, serta motif pelaku membawa benda berbahaya ke lingkungan sekolah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polisi menegaskan bahwa perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara resmi setelah proses investigasi selesai.
Catatan: Informasi bahwa ledakan tersebut berasal dari bom rakitan masih berupa dugaan dan menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan forensik dari pihak kepolisian.










