Diduga Pemerasan Berkedok CSR : Kades Kertarahayu Blokade Keluar Masuk Angkutan PTPN Karena Tidak Di Berikan CSR 1 Miliyar

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, – Diduga akibat permintaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1 miliar, Pemerintah Desa Kertarahayu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, menutup akses jalan dua titik menuju perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kerta Jaya.

Penutupan dilakukan dengan portal bambu di dua titik sehingga menuai sorotan tajam dari Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga.

Penutupan jalan tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait legalitas dan etika, mengingat akses jalan umum tidak boleh ditutup tanpa alasan sah dan prosedur yang benar.

Permintaan dana CSR tidak dapat dijadikan syarat untuk membuka akses jalan yang vital bagi kegiatan ekonomi.

Informasi yang diterima awak media menyebutkan, pihak desa meminta dana CSR sebesar Rp1 miliar sesuai proposal pengajuan kepada perusahaan BUMN yang mengelola perkebunan kelapa sawit PKS Kerta jaya.

Padahal, pihak kebun sebelumnya akan merealisasikan anggaran Rp65 juta untuk pembangunan jalan sepanjang 325 meter di lokasi perkebunan yang berada di wilayah Desa Kertarahayu.

King Naga menilai tindakan penutupan jalan dan permintaan dana CSR tersebut berlebihan dan berpotensi masuk kategori pemerasan.

“Penutupan akses jalan ini bukti arogansi kepala desa. Permintaan CSR Rp1 miliar jelas tidak wajar. Apalagi penutupan dilakukan karena perusahaan hanya merealisasikan Rp65 juta. Ini sudah menjurus pada tindakan melawan hukum dan berpotensi pemerasan,” tegas King Naga, Jumat (09/01/2026).

Ia menambahkan, aparat kepolisian perlu bertindak tegas untuk mendalami kasus ini dan menindak pihak-pihak yang diduga melakukan praktik premanisme berkedok permintaan CSR.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru