Dirut Baru PT SPRH Hadiri RDP DPRD Rohil, Fokus Operasionalkan Kembali SPBU

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAGANSIAPIAPI, utamapost.com | Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) yang baru, Yusuf Muji Sutrisno, ST, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) perdana bersama Komisi B DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Senin (30/3/2026). Rapat yang dipimpin Wakil Ketua II Imam Suroso dan Wakil Ketua III Basiran Nur Efendi ini membahas situasi terkini serta tantangan masa depan BUMD tersebut.

“Yusuf mengungkapkan, poin utama pembahasan adalah percepatan operasional unit usaha SPBU yang sempat terkendala. “Dua arahan utama dari dewan adalah penyelesaian masalah keuangan SPBU serta perampingan SDM untuk mengurangi beban operasional,” ujar Yusuf.

Menindaklanjuti arahan DPRD, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap karyawan di unit SPBU guna menekan biaya operasional yang membengkak.

“Kami berupaya agar SPBU bisa beroperasi kembali dalam waktu dekat. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Direktur Keuangan untuk mengkaji pemesanan ke Patra Niaga menggunakan kas perusahaan, bukan lagi pihak ketiga,” ucap Yusuf.

Selain fokus pada operasional, manajemen baru juga berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan hukum di anak usaha PT SPRH yang saat ini sedang ditangani oleh Polda, Kejati, dan Kejari. Yusuf juga mengonfirmasi bahwa dirinya telah resmi menjabat sebagai Dirut Defenitif menggantikan Yusri Kandar berdasarkan hasil RUPS Luar Biasa pada Jumat lalu.

Ia menyampaikan permohonan maaf karena baru sempat memberikan pernyataan kepada media setelah fokus memetakan masalah internal. “Saya ingin menjawab (amanah ini) dengan sebuah karya, bukan sekadar penyampaian,” tegas Yusuf.

Direktur keuangan BUMD PT SPRH Perwedissuito, SP, menambahkan, terkait keuangan PT SPRH saat ini masih ada, tapi untuk biaya-biaya yang sifatnya tidak darurat belum bisa digunakan, karena belum ada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Bisnis (Renbis).

“Lalu kenapa kami bisa memakai dana untuk pengadaan minyak kemarin, ini adalah hasil rapat bersama antara pemegang saham, jajaran komisaris dan jajaran direksi, kita menyimpulkan mengambil tindakan dalam keadaan darurat ini khusus pengadaan minyak di SPBU, maka kita pakailah dana yang ada di PT SPRH, selebihnya untuk kegiatan lain, itu sepertinya belum bisa kami gunakan menunggu Renbis dan RKA selesai dibuat,” terangnya.

Sementara sambung dia, Renbis dan RKA baru bisa selesai kalau laporan keuangan sudah selesai dibuat oleh pengurus lama. Sebetulnya itu sudah selesai dibuat, tetapi belum ditandatangani.

Perwedissuito juga menjelaskan, terkait tidak beroperasinya SPBU kemarin, itu mungkin dana yang ada terpakai oleh pengurus lama untuk kepentingan yang ada disitu, sehingga dana habis.

“Tak mungkin dalam waktu lebaran kemudian suasana lebaran kami mencari dana yang besar dari pihak ketiga, lalu kemudian kami selaku Direktur Keuangan juga tidak berani memakai dana yang ada di PT SPRH sebelum ada keputusan bersama,” ungkapnya.(rilis)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terbaru