SOLOK — Jajaran Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok melakukan peninjauan langsung ke kawasan aliran sungai Batang Lembang Bandar Pandung. Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Efriyon Coneng, peninjauan strategis ini dilakukan guna mematangkan rencana pembangunan jalan inspeksi serta optimalisasi kawasan sungai untuk sektor pariwisata dan olahraga, Selasa 14/7/2026.
Kegiatan turun lapangan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solok serta Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Akses Mitigasi Bencana dan Penataan Kawasan
Ketua Komisi II DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, yang saat itu didampingi oleh anggota komisi Ade Marta dan Romi Indra Utama, menjelaskan bahwa proyeksi pembangunan jalan inspeksi di sepanjang Batang Lembang memegang peranan krusial. Selain berfungsi sebagai jalur evakuasi dan akses cepat penanggulangan jika terjadi bencana alam, infrastruktur ini juga akan membuka potensi ekonomi baru.
”Pembangunan jalan inspeksi ini adalah langkah preventif yang vital. Kita ingin memastikan bahwa ketika terjadi situasi darurat atau bencana, aksesibilitas petugas dan bantuan tidak terhambat,” ujar Efriyon Coneng.
Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan sebuah upaya preventif timbulnya bangunan liar disepanjang pinghiran aliran sungai Batang Lembang Bandar Pandung.
Optimalisasi Potensi Wisata dan Sarana Olahraga
Tidak hanya fokus pada fungsi mitigasi, Komisi II DPRD Kota Solok juga mendorong pemerintah daerah untuk mengintegrasikan pembangunan ini dengan konsep penataan kota yang rekreatif. Aliran Batang Lembang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata air dan pusat aktivitas luar ruangan (outdoor).
Pihak legislatif menyoroti tingginya animo masyarakat Kota Solok terhadap aktivitas kebugaran, khususnya olahraga sore. Tren positif ini dinilai perlu direspons cepat oleh pemerintah dengan menyediakan fasilitas yang representatif.
“Kami melihat antusiasme masyarakat untuk berolahraga sore sangat meningkat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memfasilitasi kebutuhan ini dengan membangun sarana olahraga dan ruang publik yang memadai di sepanjang aliran sungai. Langkah ini tidak hanya mendukung gaya hidup sehat masyarakat, tetapi juga estetika tata kota kita,” tambah Efriyon Coneng.
Melalui kolaborasi antara Dinas PUPR Kota Solok dan Provinsi Sumbar, diharapkan perencanaan teknis dapat segera dimatangkan agar kawasan Batang Lembang mampu memberikan dampak multifungsi—baik sebagai benteng mitigasi, pusat kebugaran warga, hingga ikon wisata baru yang mempercantik wajah Kota Solok. ( abd21)










